Berita

Pembicaraan gencatan senjata antara Lebanon dan Israel di Washington DC (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube DRM)

Dunia

Israel dan Lebanon Sepakat Gencatan Senjata

JUMAT, 17 APRIL 2026 | 07:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald  Trump mengumumkan bahwa Israel dan Lebanon telah menyepakati gencatan senjata selama 10 hari setelah pembicaraan yang berlangsung di Washington, D.C.

Gencatan senjata tersebut dijadwalkan mulai berlaku pukul 17.00 waktu AS bagian timur (EST) pada Kamis. Kesepakatan ini disebut sebagai langkah awal menuju upaya perdamaian yang lebih luas di kawasan.

Dalam pernyataannya, Trump mengatakan bahwa kesepakatan ini tercapai setelah komunikasi langsung dengan Presiden Lebanon, Joseph Aoun, dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Ia menyebut pembicaraan tersebut berlangsung positif.


“Untuk mencapai perdamaian, mereka akan memulai gencatan senjata 10 hari. Mari kita selesaikan ini!” tulis Trump, dikutip dari RT, Jumat 17 April 2026.

Trump juga mengungkap bahwa pertemuan antara Israel dan Lebanon di Washington merupakan yang pertama dalam 34 tahun. Pertemuan itu turut melibatkan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio.

Ia menambahkan bahwa dirinya telah menginstruksikan Wakil Presiden JD Vance, bersama Rubio dan pimpinan militer AS, untuk bekerja sama dengan kedua negara dalam mendorong terciptanya “perdamaian yang langgeng”.

Di sisi lain, data dari otoritas kesehatan Lebanon menunjukkan bahwa konflik sejak awal Maret telah menewaskan lebih dari 2.000 orang dan memaksa sekitar 1,2 juta warga mengungsi.

Meski demikian, pengumuman Trump ini memicu reaksi beragam. Sejumlah pejabat Israel dilaporkan tidak senang karena pengumuman dilakukan sebelum pembahasan resmi di kabinet keamanan mereka. Namun, Netanyahu disebut tetap menyetujui dimulainya gencatan senjata tersebut atas dorongan dari Trump.

Kesepakatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju stabilitas di kawasan, meskipun tantangan besar masih membayangi implementasinya di lapangan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya