Berita

Ibu hamil di Bengkulu menerima MBG. (Foto: Humas BGN)

Nusantara

Ibu Hamil di Bengkulu: Kami Makan Nunggu MBG

JUMAT, 17 APRIL 2026 | 05:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Di tengah keterbatasan ekonomi, kehadiran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi penopang harapan bagi banyak keluarga, termasuk Dwi (22), seorang ibu muda yang tengah mengandung anak keduanya dengan usia kandungan delapan bulan.

Dwi bukan hanya merasakan manfaat program tersebut untuk dirinya, tetapi juga untuk anak pertamanya yang kini berusia tiga tahun yang turut menerima MBG. Ia bersyukur karena program ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari keluarganya.

“Alhamdulillah senang, terbantu sekali. Ibaratnya, kami makan saja nunggu MBG. Misalnya, MBG-nya datang jam 12, baru makan. MBG datang jam 1, jam 1 kami baru makan," ungkap Dwi saat menerima paket MBG di Posyandu Anggita Bengkulu, Kamis, 16 April 2026.


Ia menjelaskan, sebelumnya bantuan makanan diterima dua kali dalam seminggu. Namun kini sudah diberikan setiap hari, sehingga lebih meringankan beban keluarga.

Menurut dia, perubahan paling terasa terlihat dari anaknya. Nafsu makan meningkat dan keceriaan pun bertambah. 

"Perubahannya lebih ke ceria ya, nafsu makannya, badannya. Alhamdulillah kalau si kecil senang," jelasnya.

Tak hanya itu, interaksi sosial anaknya juga berkembang karena mengikuti kegiatan di PAUD, yang membuatnya lebih aktif dan cepat beradaptasi dengan lingkungan sekitar. 

Terkait menu makanan yang disediakan, Dwi mengaku puas. Ia menilai makanan yang diberikan enak dan bervariasi. 

"Alhamdulillah enak-enak, cocok, tidak bosan," ujarnya.

Bagi Dwi, Program MBG bukan sekadar bantuan makanan, tetapi juga menjadi bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap program ini dapat terus berjalan agar semakin banyak keluarga yang merasakan manfaatnya.


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya