Berita

Evakuasi korban penembakan KKB di Puncak Jaya, Papua Pegunungan. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

Aparat Gabungan Gercep Evakuasi Korban Penembakan KKB di Puncak Jaya

KAMIS, 16 APRIL 2026 | 02:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Aparat gabungan TNI bersama RSUD Mulia dan PMI Kabupaten Puncak Jaya gerak cepat melakukan evakuasi medis terhadap korban tindak kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Distrik Sinak, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Pegunungan, Rabu, 15 April 2026.
 
Aksi kekejaman ini memicu kepanikan luar biasa, memaksa warga setempat untuk mengungsi demi keselamatan jiwa. 

Merespons situasi genting tersebut, personel TNI turun tangan langsung membantu evakuasi warga, termasuk para mama-mama dan anak-anak yang juga menjadi korban kekerasan, hingga mereka selamat sampai di wilayah Kabupaten Puncak Jaya.
 

 
Salah satu korban, Sdr. N.K, berhasil diamankan dan dibawa menuju RSUD Mulia, Jalan Trans Papua, Distrik Mulia, untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.
 
Kronologi Kejadian proses evakuasi berjalan dengan pengawalan ketat dari personel TNI dan RSUD/Mulia. Korban diantar langsung oleh tim PMI dan keluarga menggunakan kendaraan ambulans. Setibanya di rumah sakit, korban langsung mendapatkan pertolongan pertama dari tim medis RSUD Mulia.
 
Hingga saat ini, kondisi korban dilaporkan masih sadar dan terus menjalani perawatan intensif. Korban bernama NK mengalami luka sobek pada bagian kaki kanan dan saat ini dalam kondisi sadar.
 
Kabar terbaru menyebutkan, pada pukul 13.55 WIT, tim gabungan berhasil mengevakuasi 4 korban lainnya dalam keadaan aman dan selamat sampai di RSUD Mulia dengan didampingi oleh anggota TNI dan Polri. Keempat korban tersebut langsung mendapatkan penanganan medis segera.
 
Korban yang ditangani di RSUD Mulia terdiri dari Ibu AT yang mengalami luka di leher dan jari, serta tiga anak-anak yaitu DW (3 tahun) luka urat dan kaki kanan, AW (5 tahun) luka dada kanan, dan OW (6 tahun) luka pada siku kanan.
 
Saat ini, seluruh korban yang sudah berada di rumah sakit dalam pendampingan penuh keluarga. Berdasarkan informasi yang diterima, korban masih mengalami trauma sehingga pihak keluarga melarang pihak yang tidak Berkepentingan untuk mendekat.  


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya