Berita

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Bos BTN Tak Khawatir KPR Lesu: Lu Nikah Pasti Cari Rumah!

RABU, 15 APRIL 2026 | 23:21 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memastikan permintaan kredit pemilikan rumah (KPR) masih stabil di tengah kekhawatiran perlambatan kredit di berbagai sektor.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menegaskan permintaan KPR sejauh ini tidak mengalami perubahan signifikan, bahkan ia mengatakan permintaan masih stabil seperti tahun sebelumnya.

“Normal sih masih sama kayak tahun lalu,” ujar Nixon usai konferensi pers di Jakarta pada Rabu, 15 April 2026.


Ia menilai, kekhawatiran terkait lesunya permintaan kredit tidak sepenuhnya berlaku untuk sektor perumahan. Pasalnya, kebutuhan rumah memiliki pemicu yang kuat, yakni pernikahan.

“Kalau rumah, person buyer. Lu nikah kan pasti lu cari rumah. Saya sering bilang, yang men-trigger orang beli rumah adalah pernikahan,” jelasnya.

Menurut Nixon, pasangan yang baru menikah umumnya ingin segera mandiri dan tidak tinggal bersama orang tua. Kondisi tersebut yang mendorong kebutuhan akan hunian layak.

“Begitu dia nikah, istrinya udah mulai minta mangga muda, lu pusing nggak mungkin tinggal sama mertua. Pasti lu akan berpikir, karena tidak ada menantu yang baik di mata mertua, atau mertua yang baik di mata menantu. Jadi pasti mereka pengen spin off,” tuturnya.

Ia menambahkan, keinginan untuk hidup mandiri membuat pasangan baru berupaya memiliki rumah sendiri, baik dengan menyewa maupun membeli sendiri.

“Jadi pasti mereka pengen berdiri sendiri, bisa ngatur rumah tangga sendiri. Di situlah muncul kebutuhan perumahan,” tegasnya.

Nixon pun meyakini, masyarakat akan berupaya keras untuk memiliki rumah setelah menikah.

“Kalau udah nikah, orang akan mati-matian bela punya rumah. Pasti. Sejelek-jeleknya ngontrak. Tapi kalau bisa beli dengan Rp1,2 juta angsuran pasti bisa lah,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pada kuartal I/2026, BTN mencatat penyaluran kredit sebesar Rp400,63 triliun, tumbuh 10,3 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan Rp363,11 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Segmen KPR Subsidi masih menjadi penopang utama dengan nilai penyaluran mencapai Rp193,55 triliun atau tumbuh 7,7 persen yoy. Adapun KPR Non-Subsidi tercatat sebesar Rp112,56 triliun, naik 5,4 persen yoy. Sementara sejak 1976 sampai April 2026, BTN telah menyalurkan KPR sebesar Rp530 triliun untuk sekitar 6 juta unit rumah.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya