Berita

Forum lintas-generasi bertemu pimpinan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) di Jakarta, Rabu, 15 April 2026. (Foto: Dok Pribadi)

Nusantara

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

RABU, 15 APRIL 2026 | 22:14 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Forum lintas-generasi yang dipimpin Sudirman Said menemui pimpinan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) di Jakarta, Rabu, 15 April 2026. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya mengonsolidasikan keresahan publik menjadi gerakan perubahan berbasis moral dan spiritualitas.

Rombongan diterima langsung oleh Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo bersama Ketua KWI Antonius Subianto Bunjamin dan jajaran. Dalam pertemuan itu, Sudirman menegaskan pentingnya mengasah nurani publik melalui panduan para tokoh moral.

“Kami datang untuk berudarasa sekaligus mengasah nurani, dan berharap mendapat pandangan yang tidak hanya berbasis ilmu, tetapi juga kebijaksanaan spiritual,” ujar Sudirman.


Ia menilai, kehidupan berbangsa saat ini mengalami kemunduran dalam aspek moralitas, spiritualitas, dan ideologi. Menurutnya, ketiganya harus ditopang oleh keluhuran nilai dan penegakan hukum agar kepemimpinan tidak menyimpang.

Sudirman juga menekankan perlunya solusi “beyond politics”, yakni politik yang berorientasi pada kemanusiaan dan kebangsaan, bukan sekadar perebutan kekuasaan.

Diskusi dipandu Yanuar Nugroho yang menyoroti pentingnya otoritas moral dalam menjaga batas antara kebenaran dan kepentingan. “Krisis sosial berakar dari krisis moral dan kegagalan pilihan etis,” ujarnya.

Sejumlah tokoh turut menyampaikan pandangan kritis. Pakar hukum Feri Amsari menilai praktik kekuasaan kerap menyimpang dari konstitusi.

“Konstitusi bilang A, yang dilakukan presiden Z. Aturan disetel sesuai kepentingan,” tegasnya.

Dari kalangan dunia usaha, Anton Supit mengingatkan bahaya inkompetensi dalam pengambilan kebijakan. “Inkompetensi lebih berbahaya daripada kejahatan,” ujarnya.

Forum juga menyoroti temuan Indonesian Business Council (IBC) terkait empat defisit ekonomi: lapangan kerja, investasi, fiskal, dan kepercayaan. Hal ini dipicu lemahnya kepastian hukum, kemampuan pemerintah, dan ketersediaan modal.

Sementara itu, Diah Satyani Saminarsih menyoroti kebijakan yang dinilai menyederhanakan persoalan sosial sehingga menekan kelompok marjinal.

Menutup pertemuan, Antonius Subianto Bunjamin mengapresiasi keberanian masyarakat sipil yang tetap konsisten memperjuangkan nilai kebangsaan. Ia menyebut kehadiran forum ini sebagai penguat bagi gereja.

“Kehadiran Anda seperti multivitamin yang meneguhkan kami sebagai komunitas pengharapan,” ujarnya.

Senada, Kardinal Ignatius Suharyo mengingatkan adanya tantangan “dosa struktural” dalam kehidupan berbangsa. Ia menekankan pentingnya sikap moral yang teguh tanpa kompromi kepentingan politik maupun ekonomi.

“Inspirasi kita adalah iman. Agamanya boleh berbeda, tetapi imannya satu. Ini tentang moralitas untuk Tuhan dan Tanah Air,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya