Berita

The Legend of Aang: The Last Airbender/Net.

Hiburan

Kebocoran Fatal, Film Animasi The Legend of Aang: The Last Airbender Tersebar Penuh di Medsos

RABU, 15 APRIL 2026 | 15:58 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Kabar mengejutkan datang bagi para penggemar setia jagat Avatar. Film animasi yang sangat dinantikan, The Legend of Aang: The Last Airbender, mengalami kebocoran fatal di dunia maya.

Alih-alih menunggu jadwal rilis resminya di platform streaming Paramount+ pada 9 Oktober 2026 mendatang, warganet justru digemparkan oleh beredarnya film tersebut dalam durasi penuh secara ilegal.

Awal Mula Kebocoran


Tragedi kebocoran masif ini bermula pada akhir pekan lalu, tepatnya pada Minggu, 12 April 2026. Sebuah akun di platform X dengan username @ImStillDissin menjadi dalang kericuhan dengan mengunggah video yang berisi keseluruhan tayangan film animasi tersebut.

Dalam unggahannya, pemilik akun tersebut mengklaim bahwa pihak Nickelodeon telah melakukan kesalahan fatal dengan secara tidak sengaja mengirimkan file film utuh kepadanya melalui surat elektronik (email).

Namun, spekulasi lain merebak tajam; rumor kuat menyebutkan bahwa insiden ini erat kaitannya dengan skandal peretasan yang sedang menimpa jaringan keamanan internal Nickelodeon.

Meski pihak X telah bergerak cepat untuk menghapus unggahan asli tersebut karena melanggar hak cipta, potongan-potongan klip film terlanjur menyebar luas di X dan berbagai platform media sosial lainnya.

Sang pembocor bahkan membeberkan bahwa tautan film durasi penuh ini juga telah menembus dan bocor di forum 4Chan

Tidak berhenti sampai di situ, @ImStillDissin melontarkan ancaman terang-terangan: jika Paramount tidak segera merilis trailer resmi dalam beberapa hari ke depan, ia akan menyiarkan langsung film tersebut sembari bermain gim Peggle Deluxe.

Bocoran Plot

Lantas, apa saja yang terungkap dari bocoran film berdurasi penuh tersebut? Bagi para penonton, visual para karakter kesayangan seperti Aang, Katara, Sokka, Toph, dan Zuko digambarkan sudah tumbuh jauh lebih dewasa.

Plot utama film ini mengambil latar waktu setelah akhir cerita dari versi serial animasinya, dengan nuansa kisah yang dinilai lebih berat dan mendalam.

Dalam petualangan kali ini, Tim Avatar diceritakan harus menjelajahi dunia roh untuk meredakan kekacauan besar. Kekacauan ini dipicu oleh kemunculan Tagah, sosok antagonis baru yang diduga kuat memiliki koneksi misterius dengan siklus Avatar di masa kuno.

Selain itu, sang pembocor juga menyingkap sebuah detail menarik mengenai Toph, si Pengendali Tanah tunanetra, yang akan digambarkan sedang menyukai seorang pria di dalam plot film ini.

Insiden ini tentu menjadi pukulan telak bagi pihak rumah produksi dan Paramount. Kini, publik dan para penggemar hanya bisa menanti respons resmi serta langkah mitigasi Paramount dalam menyikapi kebocoran masif ini menjelang jadwal tayang perdananya di bulan Oktober nanti.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya