Berita

Ilustrasi

Politik

Kenaikan Harga Tiket Pesawat Harus Terukur dan Diawasi Ketat

RABU, 15 APRIL 2026 | 12:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana penyesuaian tarif tiket pesawat yang didorong maskapai di tengah lonjakan biaya operasional, terutama akibat gejolak harga avtur, mendapat sorotan Komisi V DPR. 

Anggota Komisi V DPR, Saadiah Uluputty mengatakan, pemerintah perlu menemukan titik keseimbangan antara menjaga keberlanjutan industri penerbangan dan melindungi daya beli masyarakat.

Saadiah menegaskan, kebijakan kenaikan tarif dalam rentang 9-13 persen harus diawasi secara ketat agar tidak melampaui batas dan semakin membebani masyarakat, khususnya pada rute domestik yang selama ini sudah relatif mahal.


“Kita memahami tekanan yang dihadapi maskapai, tetapi pemerintah juga harus memastikan masyarakat tidak menjadi pihak yang paling terbebani. Tiket pesawat domestik saat ini saja sudah dirasakan cukup mahal oleh banyak kalangan,” ujar Saadiah kepada wartawan, Rabu, 15 April 2026.

Sebagai wakil rakyat dari Maluku, ia memberi perhatian khusus terhadap aksesibilitas transportasi udara di kawasan Indonesia Timur. Ia menekankan bahwa pesawat merupakan moda transportasi utama bagi masyarakat kepulauan.

“Bagi masyarakat di Maluku dan Indonesia Timur, pesawat bukan sekadar pilihan, tetapi kebutuhan. Alternatif seperti kapal laut membutuhkan waktu berhari-hari. Karena itu, keterjangkauan tarif penerbangan harus menjadi perhatian serius pemerintah,” tegasnya.

Legislator PKS ini mengingatkan, kenaikan tarif yang tidak terkendali berpotensi memperlebar kesenjangan akses antarwilayah serta berdampak pada mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

Lebih lanjut, Saadiah juga mendorong pemerintah memastikan berbagai stimulus kepada maskapai seperti subsidi PPN dan kebijakan fuel surcharge benar-benar berdampak pada stabilitas harga tiket.

“Pemerintah sudah memberikan berbagai insentif. Maka harus dipastikan bahwa kebijakan tersebut benar-benar diterjemahkan dalam harga tiket yang wajar, bukan justru dimanfaatkan untuk menaikkan harga di luar batas,” katanya.

Saadiah pun berharap pemerintah terus memperketat pengawasan terhadap maskapai serta membuka ruang dialog konstruktif antara regulator dan pelaku industri.

“Keseimbangan harus dijaga. Industri penerbangan harus tetap sehat, tetapi masyarakat juga harus terlindungi. Pemerintah harus hadir sebagai penengah yang adil,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya