Berita

Ilustrasi (Foto: Isimewa)

Bisnis

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

RABU, 15 APRIL 2026 | 11:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) sukses mencatatkan arus peti kemas sebesar 850.768 TEUs pada Triwulan I 2026. Angka ini tumbuh 0,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kunci keberhasilan ini ada pada persiapan yang matang. Menjelang dan sesudah pembatasan logistik Idulfitri, IPC TPK melakukan "akselerasi" bongkar muat.

"Kami bergerak cepat sebelum pembatasan berlaku dan langsung tancap gas setelahnya. Tujuannya satu: memastikan barang tidak menumpuk dan distribusi nasional tetap lancar," ujar Pramestie Wulandary, Corporate Secretary IPC TPK, dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu 15 April 2026.


Sektor domestik menjadi bintang utama dalam kinerja kali ini. Volume petikemas domestik melonjak hingga 645.084 TEUs atau tumbuh 3,5 persen, membuktikan konsumsi masyarakat lokal tetap tinggi selama Ramadan dan Lebaran. Seluruh terminal tetap beroperasi 24 jam sehari selama 7 hari seminggu untuk menjaga denyut nadi logistik Indonesia.

Secara wilayah, pertumbuhan throughput tercatat merata di sejumlah area operasional IPC TPK, antara lain Area Tanjung Priok (Jakarta) yang tumbuh sebesar 1 persen, Area Pontianak sebesar 1,6 persen, Area Panjang (Lampung) sebesar 2 persen, serta Area Teluk Bayur (Padang) yang mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 5,3 persen. 

Meski arus internasional sedikit melambat karena penyesuaian jadwal pelayaran global, IPC TPK tetap optimis. Dengan sistem operasi yang terintegrasi di 6 area kerja (Jakarta, Pontianak, Lampung, Palembang, Padang, dan Jambi), IPC TPK siap terus menjadi tulang punggung logistik nasional.

Ke depannya, perusahaan akan semakin memperkuat perencanaan berbasis data agar arus barang makin efisien dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya