Berita

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube France24)

Global

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel

RABU, 15 APRIL 2026 | 09:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah meningkatnya gejolak geopolitik di Timur Tengah, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni tiba-tiba memutuskan untuk menangguhkan kerja sama pertahanan dengan Israel.

Langkah ini diambil setelah pemerintah Italia semakin kritis terhadap serangan militer Israel ke Lebanon yang telah menewaskan ratusan orang dan melukai ribuan lainnya. Situasi makin memanas ketika pasukan Israel menembakkan tembakan peringatan ke arah pasukan Italia yang bertugas di Lebanon di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), hingga merusak sebuah kendaraan.

Meloni menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bentuk sikap tegas pemerintahnya. 


“Ketika ada hal-hal yang tidak kami setujui, kami bertindak sesuai dengan itu,” ujarnya, dikutip dari Reuters, Rabu 15 April 2026.

Ia juga menyebut bahwa pemerintah memutuskan untuk menghentikan perpanjangan otomatis perjanjian pertahanan dengan Israel, mengingat situasi saat ini.

Keputusan tersebut diambil setelah Meloni berdiskusi dengan sejumlah pejabat penting, termasuk Menteri Luar Negeri Antonio Tajani, Menteri Pertahanan Guido Crosetto, serta Wakil Perdana Menteri Matteo Salvini.

Pihak Israel merespons santai keputusan ini. Pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa langkah Italia tidak akan berdampak besar terhadap keamanan mereka. Menurut mereka, kerja sama yang ada sebelumnya hanya berupa nota kesepahaman lama yang tidak memiliki substansi signifikan.

Kerja sama pertahanan antara Italia dan Israel sudah berlangsung sejak 2003 pada era Perdana Menteri Silvio Berlusconi dan mulai berlaku pada 2006. Perjanjian ini mencakup berbagai bidang seperti pengadaan alat militer, pelatihan, hingga ekspor-impor perlengkapan pertahanan, serta diperbarui secara otomatis setiap lima tahun.

Seiring meningkatnya ketegangan, hubungan diplomatik kedua negara juga ikut memanas. Italia sempat memanggil duta besar Israel untuk memprotes insiden terhadap pasukannya di Lebanon. Sebagai balasan, pemerintah Israel juga memanggil duta besar Italia untuk membahas situasi tersebut.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya