Berita

Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati. (Foto: Instagram@fennyaprdwt)

Nusantara

Sekda Sidoarjo Malah Terbang ke Negeri Ginseng di Tengah Seruan Efisiensi

RABU, 15 APRIL 2026 | 05:13 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Di tengah gencarnya seruan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, sebuah dokumen internal Pemerintah Kabupaten Sidoarjo justru memunculkan tanda tanya publik.

Dokumen tertanggal 11 April 2026 itu mengungkap penunjukan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo. Penunjukan tersebut dilakukan karena Sekretaris Daerah definitif sedang berada di luar negeri.

Berdasarkan dokumen tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, diketahui mengikuti Cybersecurity Training Program for ADLGA 2025 di Korea Selatan pada 12 hingga 18 April 2026. Selama hampir sepekan, posisi strategis tersebut dijalankan oleh pejabat pelaksana harian.


Ketua Jatim Corruption Watch (JCW), Sigit Imam Basuki, menilai perjalanan tersebut berlangsung pada momentum yang sensitif.

“Perjalanan ini terjadi di saat pemerintah pusat sedang menekan belanja daerah, terutama perjalanan dinas luar negeri yang dinilai tidak prioritas,” tegas Sigit dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Rabu, 15 April 2026.

Ia menambahkan, informasi keberangkatan Sekda tidak disampaikan secara terbuka kepada publik. Justru, fakta tersebut terungkap melalui dokumen administratif internal berupa surat penunjukan Plh.

“Ini yang kemudian memunculkan pertanyaan. Mengapa perjalanan ini tidak disampaikan secara transparan?” ujarnya.

Padahal, posisi Sekretaris Daerah memiliki peran sentral dalam koordinasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Ketidakhadiran selama hampir satu minggu dinilai bukan hal yang sepele.

“Pertanyaan mendasarnya adalah, seberapa mendesak pelatihan tersebut?” tegasnya lagi.

Menurut Sigit, pelatihan keamanan siber memang relevan di era digital. Namun, urgensi pelaksanaan di luar negeri menjadi perdebatan, terutama jika dikaitkan dengan kondisi kebijakan efisiensi anggaran saat ini.

“Ini bukan semata soal boleh atau tidak. Tapi soal sensitivitas di tengah kebijakan penghematan,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Sekda Sidoarjo, Ainur Rahman, saat dikonfirmasi terkait keberangkatan Fenny Apridawati ke Negeri Ginseng, belum memberikan penjelasan.

Sorotan publik terhadap Sekda Sidoarjo tersebut bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, Fenny Apridawati sempat menjadi perbincangan setelah menggelar acara buka bersama dengan konsep bernuansa India yang dinilai mewah dan viral di media sosial.

Acara tersebut bahkan sempat dijuluki warganet sebagai “bukber ala India Kajol” dan turut dihadiri Bupati Sidoarjo, Subandi.

Lanjut Sigit, peristiwa tersebut memicu kritik terhadap gaya hidup birokrasi yang dinilai tidak sejalan dengan semangat kesederhanaan.

“Sekarang ditambah lagi dengan perjalanan luar negeri ini. Bagi sebagian kalangan, dua peristiwa ini membentuk satu pola, yakni adanya jarak antara narasi kesederhanaan dan praktik di lapangan,” tukasnya.

Ia pun menilai, transparansi dan sensitivitas pejabat publik menjadi kunci penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang digalakkan pemerintah.


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya