Berita

Aksi damai puluhan kapal nelayan di pinggir perairan Teluk Jakarta pada Selasa, 14 April 2026. (Foto: Dokumentasi Kampung Nelayan Cilincing)

Nusantara

Nelayan dan Masyarakat Pesisir Cilincing Gelar Aksi Damai Tolak Proyek NPEA

RABU, 15 APRIL 2026 | 04:27 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Puluhan kapal nelayan bersama masyarakat pesisir Cilincing bergerak dalam satu iring-iringan damai di pinggir perairan Teluk Jakarta pada Selasa, 14 April 2026. 

Aksi ini bukan sekadar demonstrasi melainkan upaya seruan hidup masyarakat pesisir yang selama ini terpinggirkan dan terdesak dari ruang yang mereka tempati selama turun temurun.

Proyek yang menjadi sasaran protes adalah pembangunan New Priok Eastern Access (NPEA) dan reklamasi Dermaga Pier 3 Marunda.


“Kami adalah masyarakat pesisir dan nelayan. Kami adalah penjaga pesisir. Kami adalah saksi hidup dari laut yang dahulu memberi, namun kini semakin dirampas atas nama pembangunan,” ucap Muhammad, salah seorang perwakilan nelayan. 
 
Lanjut dia, proyek-proyek besar lebih berpihak pada kepentingan modal dibandingkan keberlangsungan hidup masyarakat pesisir dan nelayan. Ruang tangkap dan akses nelayan semakin dibatasi. 
 
“Kami tidak menolak pembangunan, tapi kami menolak ketidakadilan dan kesewenang-wenangan. Kami menolak kebijakan yang mengorbankan masyarakat pesisir dan nelayan kecil tanpa kejelasan dan perlindungan yang layak, mengabaikan dampak ekologis yang merusak laut dan pesisir, menutup ruang dialog yang jujur dan setara antara pemerintah, perusahaan dan masyarakat dan menegasikan keberadaan kami di seluruh rangkaian pembangunan tersebut,” beber Muhammad.
 
Aksi damai ini adalah bentuk peringatan atas kekecewaan nelayan yang terus-menerus diasingkan dalam setiap pembangunan.

Terkait itu, mereka menuntut moratorium proyek-proyek yang berdampak langsung pada ruang hidup nelayan dan masyarakat pesisir hingga ada kejelasan dan kajian yang transparan dan berpihak pada keadilan ekonomi dan ekologis bagi seluruh rakyat Indonesia.

Selain itu, mereka juga menghendaki keterlibatan aktif masyarakat pesisir dalam setiap proses pengambilan kebijakan dan keputusan yang berdampak pada ruang laut.

Selanjutnya perlindungan dan kepastian hukum yang nyata bagi wilayah tenurial masyarakat pesisir dan nelayan di seluruh teluk dan pesisir Jakarta serta pemulihan lingkungan laut yang telah rusak akibat aktivitas pembangunan dan industrialisasi pesisir.

“Kami menuntut keterbukaan informasi terkait arah pembangunan teluk dan pesisir Jakarta, termasuk pembangunan NPEA oleh Pelindo dan reklamasi oleh PT KCN,” tegasnya. 

“Kami percaya, negara hadir untuk melindungi seluruh rakyatnya tanpa terkecuali masyarakat pesisir dan nelayan yang ada di Jakarta. Jika dari laut kami tidak didengar, maka kami pasti akan bawa perahu-perahu dan pengeras suara kami ke daratan pusat pemerintahan agar didengar. Kami tidak akan diam. Kami tidak akan hilang. Kami akan terus berdiri, bersama ombak dan sejarah kami,” pungkasnya.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya