Berita

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian (Foto: Reuters)

Dunia

Presiden Iran Bela Paus Leo XIV dari Serangan Trump

SELASA, 14 APRIL 2026 | 14:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pernyataan kontroversial Donald Trump terhadap Paus Leo XIV memicu reaksi keras dari Iran. 

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengecam keras serangan verbal Trump terhadap Paus, yang dinilainya sebagai penghinaan terhadap simbol keagamaan dan nilai kemanusiaan universal.

“Atas nama bangsa Iran yang agung, Penodaan terhadap Yesus, nabi perdamaian dan persaudaraan, tidak dapat diterima oleh siapa pun yang merdeka," tegasnya dalam unggahan di X, seperti dikutip dari Anadolu News, Selasa, 14 April 2026. 


Kecaman juga datang dari Kementerian Luar Negeri Iran melalui juru bicara, Esmail Baghaei, yang menilai pernyataan Trump mencederai upaya global dalam mendorong perdamaian dunia di tengah konflik yang terus membara.

“Di era ketika gemuruh bom dan hiruk pikuk para panglima perang dan agresor membebani hati nurani dunia, kata-kata Paus Leo XIV menggemakan seruan mendalam Injil: ‘Berbahagialah orang-orang yang menciptakan perdamaian’,” ujar Baghaei. 

Pernyataan keras Teheran ini muncul setelah Trump melontarkan kritik tajam terhadap Paus Leo XIV, menyebutnya lemah dalam menangani kejahatan dan buruk dalam menentukan kebijakan luar negeri, serta mempertanyakan proses pemilihannya. 

Kritik tersebut juga menyasar sikap Paus dalam isu internasional, termasuk konflik Iran, yang oleh Trump dinilai bermuatan politik.

Menanggapi serangan tersebut, Paus Leo XIV menegaskan tidak gentar dan akan terus menyuarakan penolakan terhadap perang. 

Ia menekankan bahwa sikapnya berakar pada prinsip keagamaan, bukan kepentingan politik, serta tidak berniat terlibat dalam perdebatan langsung dengan Trump.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya