Berita

Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Asat Gusma (Dokumen Istimewa)

Politik

Trump Keliru Menilai Kepemimpinan Paus Leo XIV

SELASA, 14 APRIL 2026 | 11:24 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pernyataan Donald Trump yang menyebut Paus Leo XIV lemah dalam menghadapi kriminalitas dan buruk dalam kebijakan luar negeri dinilai keliru.

Pandangan itu disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Asat Gusma (Gusma), yang menilai pernyataan tersebut lebih mencerminkan perbedaan cara pandang daripada penilaian objektif terhadap kapasitas kepemimpinan Paus Leo XIV.

“Paus Leo XIV justru menunjukkan kepemimpinan yang relevan dengan tantangan dunia modern. Dalam menghadapi kriminalitas, beliau tidak memilih pendekatan instan berupa hukuman semata, melainkan menyoroti akar persoalan seperti ketimpangan sosial, kemiskinan, dan budaya kekerasan. Ini adalah pendekatan yang lebih berkelanjutan dan berorientasi pada solusi jangka panjang,” ujar Gusma dalam keterangan resmi pada Selasa, 14 April 2026.


Lebih mendalam, Gusma menegaskan bahwa kritik Trump terhadap kebijakan luar negeri Paus Leo XIV juga tidak berlandasarkan dasar yang kuat 

Sebab, Vatikan sejak lama memainkan peran sebagai kekuatan moral global dengan mengedepankan diplomasi, dialog, dan perdamaian.

“Menilai kebijakan luar negeri Paus dengan standar kekuatan militer adalah keliru. Paus Leo XIV melanjutkan tradisi diplomasi damai dengan menyerukan deeskalasi konflik dan perlindungan kemanusiaan. Dalam banyak kasus, pendekatan ini justru menjadi jalan keluar ketika kekuatan senjata gagal menyelesaikan konflik,” tegasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya