Berita

Kegiatan pengembangan kapasitas kepemimpinan kader yang digelar bersama DPW Partai Gelora NTB di Kantor DPW Gelora NTB, Minggu 12 April 2026 (Foto: Gelora NTB)

Politik

Perkuat Ideologi Kader, Gelora NTB Siapkan Indonesia Jadi Pemain Global

SELASA, 14 APRIL 2026 | 10:51 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Partai Gelora menekankan pentingnya pemahaman arah perjuangan bagi seluruh anggota dan kader di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hal ini disampaikan Ketua DPP Koordinator Divisi Pemenangan Teritorial Partai Gelora, Ahmad Faradis, dalam kegiatan pengembangan kapasitas kepemimpinan kader yang digelar bersama DPW Partai Gelora NTB di Kantor DPW Gelora NTB, baru-baru ini.

Faradis menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari proses ideologisasi partai, agar kader memahami secara utuh jati diri dan arah perjuangan Partai Gelora.


“Peserta memahami apa itu Partai Gelora, arah perjuangan, manifesto, serta hal-hal mendasar yang harus dikuasai kader sebagai politisi,” ujarnya, dikutip redaksi di Jakarta, Selasa 14 April 2026.
 
Salah satu fokus utama adalah penanaman konsep “kegeloraan" sebagai semangat dasar dalam membangun narasi besar kebangsaan.

Menurut Faradis, Partai Gelora memiliki visi besar menjadikan Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama dunia, dengan target masuk lima besar global, sejajar dengan negara-negara besar.

“Indonesia harus menjadi pemain utama di tingkat global, bukan sekadar objek dalam dinamika dunia,” tegasnya.

Ia juga menyebut, sejak berdiri pada 2019, Partai Gelora telah membaca potensi krisis global yang akan melahirkan tatanan dunia baru. Karena itu, kader didorong memiliki kesadaran strategis agar Indonesia mampu mengambil peran penting.

Sementara itu, Ketua DPW Partai Gelora NTB, Lalu Pahrurazi, menjelaskan lima tujuan utama penguatan ideologi kader, yaitu; membangun identitas dan karakter partai, memperkuat soliditas dan kohesi internal, membentuk militansi dan loyalitas kader, menjadi kompas dalam menjalankan peran public, dan mengikis pragmatisme dan politik transaksional.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya