Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Menguat Didorong Harapan Positif Investor

SELASA, 14 APRIL 2026 | 08:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks saham di Wall Street menguat seiring masih adanya harapan dari investor terkait konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, meskipun pembicaraan damai masih menemui jalan buntu.

Dikutip dari Reuters, Selasa 14 April 2026, pada penutupan Senin indeks Dow Jones naik 0,63 persen ke 48.218,25, S&P 500 menguat 1,02 persen ke 6.886,24, dan Nasdaq melonjak 1,23 persen ke 23.183,74. 

Optimisme pasar muncul setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Iran ingin bernegosiasi, namun menegaskan bahwa Amerika tidak akan menerima kesepakatan yang memungkinkan Teheran memiliki senjata nuklir.


Kenaikan juga didukung oleh meredanya harga minyak setelah sempat melonjak tajam. Penurunan ini memberi keyakinan bahwa dampak konflik terhadap ekonomi AS mungkin tidak akan berlangsung lama. Pejabat Federal Reserve menyebut pasar memperkirakan lonjakan harga minyak hanya bersifat sementara.

Dari sisi sektoral, saham teknologi dan keuangan menjadi pendorong utama penguatan pasar, masing-masing naik lebih dari 1,7 persen. Kinerja sektor teknologi ditopang oleh saham perusahaan perangkat lunak seperti Microsoft yang naik 3,6 persen dan Oracle yang melonjak hingga 12,7 persen. 

Di sisi lain, saham Goldman Sachs menjadi penekan indeks Dow setelah turun hampir 2 persen. Investor menilai kinerja perusahaan ini kurang memuaskan, terutama karena lemahnya pendapatan dari perdagangan obligasi, mata uang, dan komoditas, meskipun laba secara keseluruhan melampaui ekspektasi. 

Beberapa saham lain mencatat pergerakan signifikan. Sandisk melonjak hampir 12 persen karena akan masuk indeks Nasdaq-100. Allogene Therapeutics naik 12,5 persen setelah hasil uji coba obat kanker menunjukkan hasil positif. Sementara itu, Albemarle menguat 6,8 persen setelah target harga sahamnya dinaikkan oleh analis.

Namun tidak semua sektor menikmati kenaikan. Saham maskapai penerbangan seperti United Airlines, Delta Air Lines, dan American Airlines justru melemah karena kekhawatiran kenaikan harga bahan bakar. Selain itu, saham Fastenal anjlok hampir 7 persen setelah laporan keuangan yang mengecewakan.

Secara keseluruhan, pasar saham AS saat ini bergerak di tengah tarik-menarik antara risiko geopolitik dan harapan resolusi konflik. Selama peluang perdamaian masih terbuka dan tekanan harga energi mereda, investor tampaknya tetap bersedia mengambil risiko dan mendorong pasar lebih tinggi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya