Berita

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia saat Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Provinsi Maluku Utara (Malut) yang berlangsung di Bella Hotel, Ternate, Minggu 12 April 2026. (Foto: Instagram @melangkahdaritimur)

Politik

Ketum Golkar: Jangan Hanya Karena Beda Dukungan, Kader Disingkirkan

SELASA, 14 APRIL 2026 | 00:42 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Partai Golkar mementingkan soliditas internal ketimbang melakukan praktik pecat-memecat di internal partai.

Pesan itu disampaikan oleh Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia saat Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Provinsi Maluku Utara (Malut) yang berlangsung di Bella Hotel, Ternate, Minggu 12 April 2026. 

Menurutnya, dinamika politik dalam Musda adalah hal yang wajar, namun harus tetap dijaga dalam koridor persatuan, sehingga proses pemilihan kepemimpinan tidak boleh berujung pada perpecahan.


“Jangan sampai hanya karena perbedaan dukungan, lalu ada kader yang disingkirkan. Kita ini satu keluarga besar Golkar,” tegas Bahlil dikutip Senin, 13 April 2026.

Di sisi lain, Bahlil mengatakan Musda bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum krusial untuk evaluasi dan konsolidasi kekuatan partai.

"Dari forum inilah akan lahir gagasan, strategi dan kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan zaman, "ujar Bahlil yang juga menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Sebagai partai besar, Golkar harus terus hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan di daerah.

“Partai Golkar dalam sejarahnya tidak dimiliki satu kelompok tertentu atau satu keluarga tertentu, tapi Partai Golkar ini milik seluruh rakyat Indonesia yang mencintai tanah ini. Oleh karena itu, politik Partai Golkar adalah politik untuk kesejahteraan dengan doktrin karya kekaryaan,” tandas Bahlil. 

Dalam forum Musda tersebut, Alien Mus terpilih kembali sebagai Ketua DPD Golkar Malut secara aklamasi.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya