Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Facebook Prabowo)

Politik

Poltracking: 74,9 Persen Masyarakat Puas Kinerja Presiden Prabowo

SENIN, 13 APRIL 2026 | 13:51 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Peneliti Utama Poltracking Indonesia Masduri Amrawi mengungkapkan bahwa masyarakat merasa puas dengan kinerja Presiden Prabowo Subianto. Di survei terbaru Poltracking, tingkat kepuasan kinerja Prabowo mencapai angka 74,9 persen. 

“Sebanyak 74,9 persen publik mengatakan puas terhadap kinerja Prabowo Subianto sebagai Presiden,” kata Masduri dalam paparannya bertajuk Evaluasi Kinerja Pemerintah & Program Prioritas Prabowo-Gibran, di akun YouTube Poltracking TV, Senin 13 April 2026. 

Tingginya tingkat kepuasan terhadap Prabowo tersebar di beberapa wilayah di Tanah Air. Seperti di Jawa Barat dengan tingkat kepuasan mencapai 89,2 persen, diikuti Kalimantan 87,2 persen, Maluku-Papua 83,8 persen dan Sumatera 74,2 persen. 


Lalu, dari segi pekerjaan, Prabowo juga mendapatkan tingkat kepuasan tinggi. Mulai dari ibu rumah tangga 75,6 persen, buruh 76,0 persen serta pengusaha 65,6 persen. 

“Ibu rumah tangga, buruh, serta pengusaha cenderung puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto- Gibran Rakabuming Raka,” kata Masduri.

Tak berhenti sampai di situ, tingkat kepuasan terhadap Prabowo juga tinggi dari berbagai kelompok usia. Mulai dari Gen Z 72,9 persen, Millenial 74,4 persen, Generasi X 72,8 persen Baby Boomers 76,2 persen dan Silent Gen 83,5 persen. 

“Berdasarkan kelompok usia, di antara semua kelompok usia (Gen Z, Millenial, Gen X, Baby boomers dan Silent gen) cenderung puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka,” kata Masduri.

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka langsung pada 2-8 Maret 2026. Jumlah sampel 1.220 responden dengan margin of error 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Metode sampel survei menggunakan multistage random sampling.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya