Berita

Ilustrasi. (Foto: AI)

Politik

Kembali ke UUD 1945 Asli Jalan Keluar Kemelut Multi-Polarisasi

SENIN, 13 APRIL 2026 | 02:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Presiden Prabowo Subianto didorong untuk melakukan resetting (mereset) Indonesia dengan mengeluarkan dekrit kembali kepada UUD 1945 naskah asli yang ditetapkan 18 Agustus 1945.

Hal itu disampaikan Guru Besar Fakultas Teknologi Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) sekaligus pemerhati kebangsaan, Prof. Daniel M. Rosyid dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu malam, 12 April 2026. 

“Kita membersamai Prabowo untuk resetting Indonesia dengan mengkonsolidasikan semua aspirasi dan potensi rakyat semesta untuk tegakkan amanat para pendiri bangsa UUD 18 Agustus 1945 sebagai exit strategy, keluar dari kemelut disrupsi multi-polarisasi saat ini,” kata Prof. Daniel.


Ia pun menolak keras dengan narasi makar yang disampaikan Saiful Mujani, Islah Bahrawi, Feri Amsari dkk. Menurutnya narasi menggulingkan Presiden Prabowo bukan solusi untuk memecahkan permasalahan bangsa saat ini.  

“Itu bukan solusi, tapi resep untuk anarki. Adanya duitokrasi, korporatokrasi dan monopoli parpol atas politik sebagai kebijakan publik adalah fitur sentral UUD 2002 hasil reformasi yang mbelgedhes, yang menggerus kapasitas stratejik NKRI,” pungkasnya.  


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya