Berita

Demonstran dalam aksi demo pro-Palestina yang dibawa petugas kepolisian London (Foto: Foto: Reuters)

Dunia

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

MINGGU, 12 APRIL 2026 | 20:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aparat kepolisian London melakukan penangkapan besar-besaran terhadap ratusan demonstran yang menggelar aksi dukungan terhadap Palestina di Trafalgar Square pada Sabtu waktu setempat, 11 April 2026. 

Peserta demo dalam aksi yang diinisiasi Defend Our Juries diamankan setelah kedapatan memegang plakat yang mendukung organisasi terlarang Palestine Action.

Kepolisian Metropolitan kemudian mengkonfirmasi penanganan terhadap 523 dengan rentang usia 18 hingga 87 tahun.


"Hari ini, 523 orang ditangkap karena menunjukkan dukungan terhadap organisasi terlarang," ungkap laporan tersebut, seperti dikutip dari Al Jazeera. 

Meski para peserta demo telah membubarkan diri, aparat menyatakan proses hukum terhadap para demonstran masih terus berjalan.

“Petugas terus memproses mereka yang telah ditangkap dan penyelidikan masih berlangsung,” ujar pihak kepolisian menegaskan lanjutan penanganan kasus tersebut.

Di sisi lain, kelompok Defend Our Juries melalui platform X menuding tindakan penangkapan oleh aparat tidak sah. 

"Polisi dengan sengaja menangkap demonstran damai secara tidak sah karena memegang plakat yang bertuliskan: Saya menentang genosida, Saya mendukung Aksi Palestina," bunyi cuitan tersebut. 

Kritik keras juga disampaikan Amnesty UK yang menyebut penangkapan para demonstran sebagai kemunduran serius bagi kebebasan sipil.

Mereka juga menegaskan bahwa putusan Pengadilan Tinggi pada bulan Februari yang menyatakan bahwa pelarangan Palestine Action adalah melanggar hukum.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Pemerintah Didesak Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rabu, 02 September 2026 | 12:22

Anggaran Kementerian LH 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp2,57 Triliun

Rabu, 02 September 2026 | 12:16

Film Animasi Terlaris China All Wishes Come True Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Rabu, 02 September 2026 | 11:56

Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Vladivostok

Rabu, 02 September 2026 | 11:53

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 11:49

Siaga 98 Minta RUU Perampasan Aset Fokus pada Perampasan Tanpa Pemidanaan

Rabu, 02 September 2026 | 11:38

Prabowo Tiba di Vladivostok, Penuhi Undangan Putin Hadiri EEF ke-11

Rabu, 02 September 2026 | 11:24

Komdigi Usul Tambahan Rp3,23 Triliun, DPR Ingatkan Ini

Rabu, 02 September 2026 | 11:19

Mending Persoalkan Kasus Judol Ketimbang Ribut Pernyataan Budi Arie

Rabu, 02 September 2026 | 11:17

AHY: Posisi Boleh Berubah, Komitmen Demokrasi Harus Terjaga!

Rabu, 02 September 2026 | 10:58

Selengkapnya