Berita

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Shehbaz Sharif Official)

Dunia

Pakistan Kirim Jet Tempur ke Saudi di Tengah Mediasi AS-Iran

MINGGU, 12 APRIL 2026 | 09:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sejumlah pesawat tempur milik Pakistan dilaporkan telah mendarat di Pangkalan Udara King Abdulaziz, Provinsi Timur Arab Saudi, Sabtu, 11 April 2026. 

Menurut laporan Kementerian Pertahanan Saudi, pengerahan pesawat tempur tersebut dilakukan berdasarkan perjanjian pertahanan kolektif yang ditandatangani oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman pada September 2025 lalu. 

Dalam kesepakatan itu, kedua negara berkomitmen menganggap serangan terhadap salah satu pihak sebagai serangan terhadap keduanya.


"Pesawat-pesawat tersebut (campuran jet tempur dan jet pendukung) mendarat di Pangkalan Udara King Abdulaziz di Provinsi Timur Arab Saudi pada hari Sabtu," ungkap laporan tersebut, seperti dikutip dari Al Jazeera, Minggu, 12 April 2026. 

Di saat yang sama, Pakistan tengah menjalankan tugas menjadi tuan rumah perundingan langsung antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama beberapa pekan. 

Delegasi tingkat tinggi dari kedua negara hadir dengan mediator Pakistan yang berupaya mendorong tercapainya kesepakatan damai.

Ketegangan kawasan meningkat sejak Iran melancarkan serangan rudal dan drone ke target yang disebut sebagai fasilitas Amerika Serikat di negara-negara Teluk, menyusul operasi militer AS-Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, pada 28 Februari lalu.

Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, sebelumnya menyatakan telah memperingatkan Teheran bahwa Islamabad terikat komitmen dengan Riyadh dalam perjanjian tersebut. 

Ia juga menyebut telah memperoleh jaminan bahwa wilayah Arab Saudi tidak akan digunakan untuk menyerang Iran, meskipun serangan terhadap target di Saudi masih terus terjadi.

Analis keamanan Islamabad, Imtiaz Gul, menilai langkah ini lebih bersifat sinyal politik ketimbang eskalasi militer. 

“Tiga jet tempur tidak akan membuat banyak perbedaan secara militer. Ini adalah pesan kepada Teheran untuk bersikap fleksibel dalam pembicaraan ini, tetapi juga menggarisbawahi kepada mereka bahwa Pakistan memiliki kewajiban berdasarkan perjanjian strategis bersama yang dimilikinya dengan Riyadh," ungkapnya.

Sementara itu, analis Atlantic Council, Michael Kugelman, menilai langkah Pakistan sebagai manuver berisiko. 

“Ini adalah sinyal dari Pakistan kepada Iran bahwa jika Iran tidak bersedia membuat konsesi yang mengarah pada kesepakatan dan konflik berlanjut serta meningkat, ada kemungkinan Pakistan akan mendekatkan diri ke Arab Saudi dan mungkin mengaktifkan pakta pertahanan bersama,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya