Berita

Analis kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung. (Foto: Dok. Pribadi)

Nusantara

Razia Narkoba di Lapas dan Rutan Harus Rutin

MINGGU, 12 APRIL 2026 | 06:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Komitmen Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto dalam memberantas peredaran narkotika di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) merupakan upaya penting melindungi generasi bangsa dari ancaman barang-barang terlarang.

Demikian pandangan analis kebijakan publik, Nasky Putra Tandjung melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu 12 April 2026.

“Kebijakan Menteri Imipas dalam memberantas peredaran narkotika di seluruh lapas dan rutan harus didukung semua pihak," kata Nasky.


Alumnus INDEF School of Political Economy Jakarta itu menekankan pentingnya penguatan pengawasan, razia rutin, serta sinergi lintas lembaga sebagai langkah nyata di lapangan. 

“Kami juga terus mendorong program pembinaan dan rehabilitasi agar warga binaan tidak kembali terlibat dalam penyalahgunaan narkotika," kata Nasky.

Sebelumnya, Kementerian Imipas telah memindahkan 2.284 warga binaan kategori bandar dan high risk ke Lapas Nusakambangan. Langkah ini disebut sebagai strategi untuk memutus rantai peredaran narkotika di dalam lapas.

“Pemindahan ini bukan sekadar relokasi, melainkan upaya membersihkan lapas dan rutan dari transaksi narkotika sekaligus memberikan tindakan represif dan rehabilitatif,” kata Nasky.

“Peredaran narkoba merusak moral, menghancurkan generasi, dan menggerogoti masa depan bangsa," sambungnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya