Berita

Ilustrasi (Imagined by Babbe)

Bisnis

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

SABTU, 11 APRIL 2026 | 07:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa berhasil mempertahankan penguatannya pada penutupan perdagangan Jumat 10 April 2026 waktu setempat, di tengah sinyal meredanya ketegangan geopolitik global. 

Indeks STOXX 50 Zona Euro melonjak 0,5 persen ke level 5.933, sementara indeks pan-Eropa STOXX 600 bertambah 0,4 persen ke posisi 615. 

Secara keseluruhan, performa mingguan STOXX 50 tercatat sangat impresif dengan kenaikan mencapai 4,2 persen. Kenaikan ini dipicu oleh  meredanya kekhawatiran pasar terhadap pasokan energi serta sikap diplomatik yang lebih lunak antara Amerika Serikat dan Iran.


Di tingkat regional, DAX 40 Jerman mengakhiri pekan ini dengan kenaikan 2,7 persen, didukung oleh penguatan saham industri seperti Heidelberg Materials dan BASF. 

Sementara itu, CAC 40 Prancis naik tipis ke level 8.260 seiring keberanian investor merespons rencana dialog diplomatik di Timur Tengah. 

Di Inggris, FTSE 100 bertahan di level tertinggi dalam sebulan setelah mencatat kenaikan mingguan sebesar 1,6 persen, yang ditopang oleh kinerja solid sektor pertambangan dan ritel, meskipun sektor pertahanan dan dirgantara cenderung melandai.

Pergerakan sektor perbankan menjadi salah satu sorotan utama, di mana institusi besar seperti UniCredit, Nordea, dan BBVA sukses meraih keuntungan hampir 2 persen. 

Sektor industri juga mendapat angin segar dari penurunan biaya gas alam yang mendorong kenaikan saham Siemens dan Schneider sebesar 2 persen. Sebaliknya, sektor pertahanan justru mengalami tekanan karena harapan resolusi konflik global. Saham Rheinmetall terjun bebas 5,9 persen, diikuti oleh penurunan pada BAE Systems dan Thales. 

Fokus pasar kini tertuju pada hasil pembicaraan diplomatik akhir pekan yang diharapkan mampu memberikan stabilitas jangka panjang bagi ekonomi Eropa.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya