Berita

Pemaparan Jaksa Agung ST Burhanuddin atas kinerja Satgas PKH di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Jumat, 10 April 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio)

Hukum

Depan Prabowo, Jaksa Agung Pamer Pulihkan Uang Negara Rp371 Triliun

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 18:20 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) merinci total aset keuangan negara yang berhasil dipulihkan sejak Februari 2025 mencapai Rp371 triliun.

Hal itu disampaikan Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam acara penyerahan uang hasil denda administratif dan penyelamatan keuangan negara serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI di Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat, 10 April 2026.

Angka itu adalah hasil denda administratif kehutanan serta nilai lahan hutan 57 juta hektare yang telah dikuasai kembali.


"Sejak dibentuk bulan Februari 2025 hingga saat ini, telah berhasil melakukan penyelamatan keuangan aset negara yang mencapai Rp371 triliun," kata Jaksa Agung.

Di hadapan Presiden Prabowo Subianto, ST Burhanuddin yang juga Wakil Ketua I Pengarah Satgas PKH sekaligus merinci jumlah aset yang diselamatkan. Terbaru, Satgas PKH menyerahkan uang ke kas negara sebesar Rp 11,4 triliun.

"Sebagai wujud transparansi kinerja kepada publik, kami menyerahkan uang ke kas negara sebesar Rp11.420.147.815.858," kata ST Burhanuddin.

Dana tersebut diperoleh dari denda administratif bidang kehutanan Rp7.230.036.440.742, hasil PNBP atas penanganan tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan dan Polri Rp1.967.867.840.912.

Kemudian dari penerimaan pajak periode Januari-April 2026 Rp967.779.897.117, PNBP sektor migas Rp180.574.134.913, dan PNBP dari lingkungan hidup Rp1.145.847.377.471.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya