Berita

Anggota Komisi V DPR RI, Sofwan Dedy Ardyanto (Foto: Istimewa)

Politik

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 12:14 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kebijakan zero over dimension over loading (ODOL) dinilai tidak mudah diterapkan karena berpotensi memicu inflasi, khususnya di sektor logistik. Hal ini disampaikan Anggota Komisi V DPR RI, Sofwan Dedy Ardyanto, saat menyoroti dilema antara perbaikan infrastruktur dan dampak ekonomi.

Dalam keterangannya di Kompleks Parlemen, Senayan, Sofwan menegaskan bahwa persoalan utama infrastruktur jalan tidak terletak pada jalan nasional, melainkan pada jalan kabupaten/kota yang kondisinya masih belum optimal.

“Persoalannya justru bukan di jalan nasional, tapi di jalan yang berstatus kabupaten/kota,” ujar Sofwan, Jumat 10 April 2026.


Menurut Sofwan, kondisi jalan daerah yang kurang baik berdampak pada distribusi barang dan mempercepat kerusakan infrastruktur. Salah satu penyebabnya adalah kendaraan dengan muatan berlebih atau ODOL yang memperpendek usia jalan.

Karena itu, pemerintah menargetkan penerapan kebijakan zero ODOL untuk menekan kerusakan jalan.

Namun, Sofwan menilai kebijakan tersebut tidak sederhana. Penerapan zero ODOL secara penuh akan berdampak langsung pada biaya logistik.

Pelaku usaha, kata dia, harus menambah jumlah armada serta menanggung peningkatan biaya operasional, yang pada akhirnya dapat mendorong kenaikan harga barang.

“Kalau diterapkan, zero ODOL ini cukup kompleks karena berdampak pada ekosistem logistik dan bisa memicu inflasi,” jelasnya.

Sofwan menilai pemerintah saat ini menghadapi dilema antara menjaga kualitas infrastruktur jalan dan menahan kenaikan biaya distribusi.

Ia menegaskan, DPR akan terus mengawal kebijakan tersebut agar tetap seimbang antara kepentingan pembangunan infrastruktur dan stabilitas ekonomi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya