Berita

Sekretaris Umum Induk Koperasi Pedagang Pasar (INKOPPAS), Andrian Lame Muhar (Foto: Istimewa)

Bisnis

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 11:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah ketidakpastian geopolitik global, sektor distribusi pangan domestik mulai merasakan tekanan. 

Sekretaris Umum Induk Koperasi Pedagang Pasar (INKOPPAS), Andrian Lame Muhar, mengungkapkan bahwa bayang-bayang kenaikan harga solar akibat isu perang telah memicu langkah antisipatif dari para pelaku usaha logistik untuk menaikkan tarif pengiriman.

Meskipun pemerintah belum secara resmi menaikkan harga BBM subsidi, keresahan di tingkat penyedia jasa transportasi sudah mulai berdampak pada biaya distribusi di lapangan. 


"Saat INKOPPAS berdiskusi dengan Menko Pangan bahwa harga solar belum naik, cuman isu perang membuat para pengusaha logistik bersiap-siap menaikan harga. Jadi mereka sudah ada yang menaikan harga sekarang untuk transportasi dan untuk logistik itu yang agak berat," ungkap Andrian di Jakarta, dikutip Jumat 10 April 2026. 

Lonjakan ini terlihat nyata pada pengiriman komoditas krusial seperti minyak goreng. 

Jalur Jakarta yang biasanya dibanderol Rp900 ribu-Rp1,1 juta, kini membengkak menjadi Rp1,3 juta- Rp1,5 juta per mobil. 

Andrian kemudian menegaskan bahwa dibandingkan isu kelangkaan plastik, kenaikan biaya transportasi menjadi ancaman struktural yang sulit dihindari.

Tekanan semakin berlapis dengan nilai tukar Rupiah yang menyentuh angka Rp17.000. Andrian memetakan dampak risiko secara jernih

Bahan pangan lokal, menurutnya, tetap stabil selama swasembada terjaga. Sedangkan komoditas impor seperti bawang putih, daging, dan gula rafinasi berada di zona merah atau sektor yang rentan akibat ketergantungan pada Dolar AS.

Guna meredam dampak kenaikan biaya tersebut, INKOPPAS tidak tinggal diam. Mereka tengah mendorong dua langkah strategis bersama pemerintah yaitu subsidi logistik dan tol laut.

Pada pertemuan 14 April mendatang, INKOPPAS akan mendesak reaktivasi program tol laut dan subsidi transportasi khusus pangan untuk memotong rantai biaya yang membebani pedagang. 

Akselerasi revitalisasi 13.000 pasar rakyat juga akan terus digenjot. Saat ini, 6 pasar telah ditangani Kementerian PU, sementara sisanya dikelola melalui skema BOT (Build-Operate-Transfer) mandiri oleh INKOPPAS dan BUMD.

Andrian optimistis bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, peran koperasi akan dipulihkan sebagai pilar ekonomi bangsa yang tangguh menghadapi guncangan eksternal.

"Presiden kita Prabowo Subianto sekarang sangat bapak koperasi banget, bapak koperasi ala modern. Kita harapkan dengan adanya bantuan dan program pemerintah, semua induk koperasi dimajukan untuk meningkatkan dan menyejahterakan anggotanya," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya