Berita

Ilustrasi (Imagined by Babbe)

Bisnis

DAX Jerman Pimpin Koreksi Bursa Eropa

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 07:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Optimisme pasar Eropa yang sempat melambung tinggi akhirnya terjegal oleh realita ketegangan di Timur Tengah. 

Pelaku pasar mewaspadai rapuhnya gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran serta dampaknya terhadap harga minyak dan inflasi global.

Setelah mencatatkan lonjakan tajam dalam empat tahun terakhir, indeks STOXX 600 tergelincir pada penutupan perdagangan Kamis 9 April 2026 waktu setempat. Reuters melaporkan, indeks tersebut ditutup melorot 0,15 persen atau 0,91 poin menjadi 612,59 poin


Aksi jual melanda bursa-bursa Utama. Di Jerman, indeks DAX Jerman memimpin pelemahan dengan terjun 1,14 persen atau 273,64 poin menjadi 23.806,99.

Bursa Prancis juga layu.  Indeks CAC 40 ditutup melemah 0,22 persen atau 18,07 poin ke posisi 8.245,80. Demikian juga dengan Inggris, indeks FTSE 100 berkurang 0,05 persen atau 5,40 poin ke posisi 10.603,48.

Di lantai bursa, sentimen defensif sangat terasa pada saham-saham manufaktur dan teknologi. Raksasa industri seperti Siemens dan Airbus terseret jatuh lebih dari 2 persen, sementara SAP ambles ke level terendah dalam dua tahun terakhir akibat kekhawatiran pemangkasan anggaran teknologi perusahaan. 

Di saat sektor barang mewah seperti LVMH ikut melemah 3 persen, hanya sektor energi yang tampil perkasa dengan kenaikan hampir 2 persen. 

Pergerakan ini menegaskan bahwa pelaku pasar kini lebih memilih bermain aman, mengalihkan fokus pada risiko inflasi energi daripada sekadar mengejar reli sementara.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya