Berita

Mantan Menlu Iran Kamal Kharazi (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Al-Jazeera)

Global

Diplomat Senior Iran Kamal Kharazi Wafat Usai Serangan di Teheran

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 07:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mantan Menteri Luar Negeri Iran, Kamal Kharazi, dinyatakan meninggal dunia pada Kamis 9 April 2026. 

Diplomat veteran berusia 81 tahun tersebut mengembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan luka parah akibat serangan yang menghantam kediamannya sembilan hari lalu.

Tragedi ini tidak hanya merenggut nyawa Kharazi, tetapi juga sang istri yang telah lebih dulu wafat di lokasi kejadian saat serangan terjadi pada akhir Maret.


Media pemerintah Iran menyebut Kharazi sebagai “martir”.  Teheran menuding Amerika Serikat dan Israel sebagai dalang di balik serangan tersebut. 

Hingga kini, Gedung Putih maupun Tel Aviv belum memberikan konfirmasi resmi. Belum ada kejelasan apakah Kharazi merupakan target utama pembunuhan atau korban dari eskalasi konflik yang lebih luas.

Kematian Kharazi menjadi babak baru dalam ketegangan yang memuncak di Timur Tengah sejak akhir Februari 2026, menambah daftar panjang petinggi Iran yang gugur dalam konflik terbuka ini.

Kamal Kharazi bukan sekadar pejabat biasa; ia adalah pilar diplomasi Iran modern. Kariernya dimulai setelah Revolusi Islam Iran 1979, ketika ia menjabat berbagai posisi penting, termasuk wakil menteri luar negeri dan juru bicara militer saat Perang Iran-Irak.

Bahkan di usia senjanya, ia tetap memegang peran krusial sebagai Kepala Dewan Strategis Hubungan Internasional.

Kharazi dikenal memiliki posisi tawar yang kuat, terutama terkait isu nuklir. Pada 2022, ia sempat mengguncang dunia internasional dengan pernyataannya bahwa Iran secara teknis mampu membuat bom atom, meski kebijakan untuk memproduksinya belum diambil.

Menjelang akhir hayatnya, Kharazi tetap bersikap realistis namun tegas. Ia sempat menyatakan bahwa meski pintu negosiasi melalui perantara pihak ketiga masih terbuka, peluang untuk berdialog langsung dengan pemerintah AS saat ini nyaris mustahil.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya