Berita

Kementerian Haji dan Umrah melakukan soft launching aplikasi Persiapan Haji (Foto: Dokumen Kemenhaj)

Politik

Menhaj Pastikan Layanan Haji 2026 Lebih Baik, Fokus pada Digital dan Pengawasan

KAMIS, 09 APRIL 2026 | 11:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan haji 1447 H/2026 M. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan digitalisasi, transparansi, serta pengawasan menyeluruh.
Kementerian Haji dan Umrah telah melakukan soft launching aplikasi Persiapan Haji yang kini hampir rampung 100 persen. Aplikasi ini dirancang untuk meningkatkan kesiapan jemaah melalui layanan berbasis digital.

Selain itu, diperkenalkan pula Aplikasi Haji dan Umrah Store sebagai inovasi untuk memudahkan kebutuhan jemaah.

“Aplikasi Haji dan Umrah Store kami hadirkan agar jemaah tidak terbagi fokusnya pada urusan belanja oleh-oleh dan logistik. Dengan demikian, jemaah dapat lebih khusyuk beribadah,” ujar Menhaj dikutip redaksi di Jakarta, Kamis 9 April 2026.

“Aplikasi Haji dan Umrah Store kami hadirkan agar jemaah tidak terbagi fokusnya pada urusan belanja oleh-oleh dan logistik. Dengan demikian, jemaah dapat lebih khusyuk beribadah,” ujar Menhaj dikutip redaksi di Jakarta, Kamis 9 April 2026.

Sebagai bagian dari peningkatan layanan, distribusi kartu Nusuk akan dilakukan di Indonesia sebelum keberangkatan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan kelancaran mobilitas jemaah selama berada di Arab Saudi.

Menhaj menekankan pentingnya transparansi dalam setiap kebijakan, termasuk dalam pemilihan vendor layanan haji.

Dalam aspek pengawasan, Kementerian bersama Komisi VIII DPR RI terus melakukan evaluasi lapangan. Jika ditemukan fasilitas yang tidak layak, seperti hotel, maka akan segera dilakukan koordinasi hingga penggantian.

Menhaj menegaskan bahwa berbagai permasalahan pada penyelenggaraan haji tahun sebelumnya tidak boleh terulang. 

Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain terpisahnya anggota keluarga, keterlambatan distribusi kartu Nusuk, kendala konsumsi saat hari tasyrik, serta masalah transportasi.

“Permasalahan seperti keluarga terpisah, keterlambatan distribusi Nusuk, konsumsi pada hari tasyrik, hingga transportasi harus menjadi perhatian serius. Tidak ada toleransi,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Menhaj mengajak seluruh pihak untuk menjadikan pelayanan kepada jemaah sebagai bagian dari ibadah.

“Jadikan pelayanan kepada jemaah sebagai niat ibadah yang penuh keikhlasan agar menghadirkan keberkahan. Saya optimistis penyelenggaraan haji tahun ini akan berjalan lancar, aman, dan penuh berkah,” pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya