Berita

Ilustrasi pergerakan saham. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Rupiah Tertekan ke Rp17.030 per Dolar AS, IHSG Ikut Terkoreksi

KAMIS, 09 APRIL 2026 | 09:39 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar rupiah di pasar spot kembali tertekan pada awal perdagangan Kamis 9 April 2026.

Mata uang Garuda itu dibuka di level Rp17.030 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,11 persen dibanding penutupan sebelumnya di Rp17.012 per dolar AS.

Sejalan dengan pelemahan rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga bergerak di zona merah. Pada pembukaan perdagangan, IHSG turun 40,74 poin atau minus 0,56 persen ke level 7.238,46.


Berdasarkan data RTI, tekanan berlanjut dengan IHSG sempat turun lebih dalam 67,16 poin atau 0,92 persen ke posisi 7.212,04. Padahal, sehari sebelumnya indeks sempat melonjak 4,42 persen ke level 7.279,2.

Adapun pergerakan pasar saham pagi ini didominasi pelemahan. Tercatat sebanyak 305 saham terkoreksi, sementara 209 saham menguat dan 184 saham lainnya stagnan.

Aktivitas perdagangan juga terpantau cukup ramai. Hingga pagi hari, volume transaksi mencapai 2,98 miliar lembar saham dengan frekuensi 214.139 kali. Nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp1,6 triliun.

Sampai pukul 09.30 WIB, IHSG masih berada dalam tekanan dengan penurunan 0,65 persen ke level 7.232.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya