Berita

Tim SAR gabungan dikerahkan ke lokasi longsor di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang, untuk melakukan pencarian korban. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Lima Warga Tewas Tertimbun Longsor di Sibolangit, Ini Kronologinya

KAMIS, 09 APRIL 2026 | 01:41 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Longsor di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang, pada Selasa malam, 7 April 2026, menyebabkan lima warga tewas. Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama berjam-jam. 

Kepala Basarnas Medan, Hery Marantika menjelaskan, hujan dengan intensitas tinggi sejak sore membuat kondisi tanah di perbukitan menjadi labil. 

“Kondisi tanah tidak mampu menahan beban air hingga akhirnya terjadi longsor,” kata Hery dikutip dari RMOLSumut, Kamis 9 April 2026. 


Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Tebing di atas permukiman warga tiba-tiba runtuh, disusul material tanah dan batu yang meluncur deras ke bawah. 

Dalam sekejap, sedikitnya delapan rumah tertimbun. Warga yang berada di dalam rumah tidak sempat menyelamatkan diri saat longsor menghantam. 

Hery mengatakan, laporan kejadian langsung diterima pihaknya pada malam hari. Tim SAR gabungan kemudian dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian. 

“Kami menerima informasi ada warga tertimbun. Tim langsung bergerak melakukan pencarian,” kata Hery.

Proses pencarian awal dilakukan dalam kondisi gelap dengan medan sulit. Pada tahap ini, petugas berhasil menemukan satu korban selamat. 

“Satu korban atas nama Sehat Tarigan berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan langsung dievakuasi ke rumah sakit,” kata Hery.

Pencarian dilanjutkan hingga Rabu pagi dengan melibatkan tim SAR dan warga setempat. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil, meski berujung duka. 

“Pencarian berlanjut hingga pagi hari. Lima korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” kata Hery. 

Kelima korban tewas masing-masing Global (39), Rizki Sembiring (14), Boy Simorangkir (48), Jamilah Ginting (49), dan Rosilawati Ginting (48). 

Seluruh korban ditemukan tertimbun material longsor di dalam rumah mereka. Saat ini, tim SAR masih melakukan pemantauan di lokasi. 

“Kami mengimbau masyarakat untuk menjauhi lokasi karena masih ada potensi longsor susulan,” pungkas Hery.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya