Berita

Kolase Ketua Pengurus Daerah IX FKPPI DKI Jakarta, Bambang Dirgantoro dan Pendiri Lembaga Survei SMRC Saiful Mujani. (Foto: Produksi RMOL)

Politik

FKPPI Sayangkan Ajakan Saiful Mujani Gulingkan Prabowo

RABU, 08 APRIL 2026 | 17:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pernyataan sikap menentang disampaikan Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI) DKI Jakarta, terhadap seruan penggulingan Presiden Prabowo Subianto oleh Pendiri Lembaga Survei SMRC Saiful Mujani.

Ketua Pengurus Daerah IX FKPPI DKI Jakarta, Bambang Dirgantoro menyatakan, ajakan Saiful Mujani menggulingkan Presiden Prabowo merupakan langkah inkonstitusional.

"Kami menyayangkan diksi provokatif, meskipun kebebasan berpendapat dijamin oleh Undang-Undang. Penggunaan diksi 'menjatuhkan' di luar jalur formal oleh seorang tokoh intelektual," ujar Bambang dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 8 April 2026.


Menurutnya, narasi yang dibangun sosok sekaliber Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut berpotensi memicu kegaduhan, dan mengganggu stabilitas politik nasional. 

Dia meyakini, pergerakan kebebasan sipil seharusnya dibangun dalam ruang proses demokrasi yang dikelola melalui dialog dan penguatan kinerja, dengan berpegang teguh pada aturan konstitusi yang berlaku.

"Segala bentuk narasi yang berpotensi menciptakan kegaduhan yang tidak produktif harus dihindari, agar energi bangsa tidak habis untuk konflik internal, melainkan fokus pada penguatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat," tuturnya.

Oleh karenanya, Bambang mengajak semua pihak agar menghormati mandat rakyat yang diberikan kepada Presiden Prabowo Subianto, melalui Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 lalu yang telah ditetapkan secara sah. 

"Karenanya, segala upaya untuk mengganti kepemimpinan nasional wajib mengikuti mekanisme konstitusional yang telah diatur dalam undang-undang. Sehingga kami mengajak semua untuk tetap fokus pada pembangunan," katanya.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh langkah pemerintah untuk tetap fokus bekerja demi kepentingan rakyat tanpa terdistraksi oleh kegaduhan politik yang tidak produktif," demikian Bambang menambahkan.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya