Berita

Ilustrasi pergerakan saham. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

IHSG Tiba-tiba Naik Tajam, Ini Penjelasannya

RABU, 08 APRIL 2026 | 13:47 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak tajam pada perdagangan siang ini, Rabu, 8 April 2026. 

Pada penutupan Sesi I, IHSG tercatat naik 236,13 poin atau 3,39 persen ke posisi 7.207,157, bahkan sempat menyentuh kenaikan hingga 3 persen.

Pengamat pasar modal, Reydi Octa, menjelaskan bahwa lonjakan IHSG dipicu oleh meredanya tekanan global, terutama dari faktor geopolitik.


Menurutnya, pasar merespons positif kabar adanya kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang sebelumnya membebani sentimen investor.

“Pasar mulai merespons meredanya tekanan global sementara, seperti geopolitik AS yang melunak pasca kesepakatan gencatan sementara dengan Iran,” jelas Reydi kepada RMOL.

Selain faktor geopolitik, penurunan harga minyak mentah dunia turut memberikan dorongan signifikan bagi pasar.

Harga minyak mentah Brent berjangka Juni terpantau turun 12,6 persen menjadi 91,92 Dolar AS per barel. Ini menandai pertama kalinya sejak 23 Maret Brent jatuh di bawah 92 Dolar AS. 

Sementara itu, minyak mentah WTI berjangka Mei turun 16,6 persen menjadi 94,10 Dolar AS.

Di saat yang sama, penetapan status secondary emerging market oleh FTSE Russell ikut meningkatkan daya tarik pasar keuangan Indonesia di mata investor asing.

Selain itu, stabilisasi imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat atau US Treasury juga disebut menjadi sinyal positif karena menurunkan tekanan arus keluar modal dari pasar negara berkembang. 

“Pasar juga merespon turun ya harga minyak mentah dunia, penetapan status secondary emerging market dari FTSE dan stabilisasi yield US Treasury dan tidak adanya sentimen negatif baru dari eksternal,” tambahnya.

Kombinasi faktor tersebut, kata Reydi mendorong investor melihat valuasi saham yang sebelumnya terkoreksi sebagai peluang menarik untuk kembali masuk ke pasar

“Ini membuat investor melihat valuasi sudah cukup menarik untuk masuk kembali,” tandasnya.

Ia pun memperkirakan IHSG hari ini bergerak ke rentang 7.150-7.250.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya