Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Menguat Respons Pengumuman Gencatan Senjata AS-Iran

RABU, 08 APRIL 2026 | 08:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia-Pasifik menguat pada Rabu pagi, 8 April 2026, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan penundaan serangan terhadap infrastruktur Iran selama dua minggu. 

Dari pihak Iran, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menyatakan bahwa pasukan negaranya akan menghentikan operasi pertahanan. Ia juga menegaskan bahwa keamanan pelayaran di Selat Hormuz akan dijaga melalui koordinasi militer selama periode tersebut. Sentimen positif ini langsung berdampak pada pasar energi, di mana harga minyak mentah AS turun tajam lebih dari 16 persen ke sekitar 94 Dolar per barel.

Pergerakan saham di kawasan Asia pun terdongkrak kuat. 


Dikutip dari CNBC International, indeks Kospi Korea Selatan dibuka melonjak 5,3 persen, sementara Kosdaq naik 3,4 persen. Saham teknologi besar seperti Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melesat 7,25 persen dan 9,2 persen.

Di Jepang, Nikkei 225 naik sekitar 4,5 persen, diikuti indeks Topix yang menguat 3,2 persen. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia bertambah 2,7 persen. Pasar Hong Kong juga diperkirakan ikut menguat, dengan kontrak berjangka Hang Seng berada di atas posisi penutupan sebelumnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya