Berita

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Raja Juli Berpeluang Tersingkir Gegara Terlalu Dekat Jokowi

RABU, 08 APRIL 2026 | 06:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dalam fase awal pemerintahan, kompromi politik memang tak terhindarkan. Namun, memasuki fase konsolidasi kekuasaan, seorang presiden umumnya akan melakukan “penyisiran” untuk memastikan seluruh pembantunya berada dalam satu garis komando.

Demikian pandangan pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah, dikutip Rabu 8 April 2026.

Menurut Amir, salah satu nama pembantu Presiden Prabowo Subianto yang layak direshuffle adalah Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni. 


Di mata Amir, Raja Juli merupakan figur yang memiliki loyalitas politik yang tidak sepenuhnya solid kepada Presiden Prabowo.

“Raja Juli Antoni kemungkinan masuk dalam daftar evaluasi serius. Selama ini terlihat ada pembagian loyalitas, antara kedekatan dengan Prabowo dan relasi politik sebelumnya dengan Jokowi (Joko Widodo),” kata Amir.

Dalam kacamata intelijen politik, posisi seperti ini dianggap rawan. Menteri dengan loyalitas ganda berpotensi menjadi titik lemah dalam implementasi kebijakan.

"Terutama pada sektor strategis seperti kehutanan yang berkaitan dengan investasi, sumber daya alam, dan kepentingan global," kata Amir.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya