Berita

Presiden AS Donald Trump. (Celal Güne?/ AA)

Publika

Trump Bilang Iran Sudah Habis, Tiga Hari Kemudian Delapan Pesawatnya Hancur

RABU, 08 APRIL 2026 | 04:49 WIB

OMONGAN Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memang tak bisa dipegang. Pagi tempe, sore tahu. 

Saat di Mar-a-Lago, 1-2 April 2026, Trump bilang pertahanan udara Iran sudah “100% annihilated”. Bukan 99 persen, bukan 98 persen, tapi 100 persen, full, tamat, selesai, tinggal kirim karangan bunga. 

Siapa sangka, tiga hari kemudian, delapan pesawat perangnya hancur. Seru ya. 


Yang jelas ini bukan Premier League, bukan Liga Champions, tapi Liga Konflik Global. 

Mari kita mulai laga ini dengan kickoff penuh percaya diri dari Donald Trump. Di podium, beliau tampil seperti manajer yang baru menang 5-0 di leg pertama, dengan gaya ala Pep Guardiola saat lagi pegang taktik overpowered, “Iran sudah 100 persen annihilated.” 

Selesai. Tamat. Kayak Liverpool lagi unggul agregat sebelum turun ke lapangan.

Masalahnya, ini bukan FIFA Career Mode. Ini dunia nyata. Tanggal 3 April 2026, laga dimulai di “stadion” pegunungan Zagros. 

Tiba-tiba… Boom. Sebuah F-15E Strike Eagle Amerika jatuh ditembak. Bukan glitch, bukan bug, beneran jatuh. 

Ini jadi salah satu momen langka karena pesawat tempur AS ditembak jatuh oleh musuh, sesuatu yang bahkan jarang terjadi dalam lebih dari 20 tahun terakhir. 

Satu awak langsung dievakuasi, yang satunya lagi hilang di belakang garis musuh, jadi headline global dan bikin Pentagon seperti pelatih yang baru sadar taktiknya salah total.

Di sinilah laga berubah jadi tragedi komedi. Bayangkan ini sebagai perempat final Piala FA 2025/2026: Liverpool FC datang dengan penuh percaya diri, tapi yang terjadi malah dibantai 0-4 oleh Manchester City. 

Gol pertama? Datang dari Erling Haaland alias rudal yang muncul tiba-tiba saat F-15 lagi terbang rendah. Gol kedua? Masih Haaland, double tap, mungkin dari kombinasi sensor pasif Iran yang tetap “hidup” meski katanya sudah dihancurkan. Gol ketiga? Hattrick Haaland, ini bagian di mana AS mulai lihat scoreboard sambil mikir, “lah, katanya kita unggul?”

Gol penutup? Antoine Semenyo, alias senjata sederhana, low-tech, mungkin MANPADS atau tembakan darat yang bikin helikopter goyang seperti bek yang salah posisi. Skor akhir, 0-4. Crowd hening. Komentator kehabisan kata.

Masuk babak kedua, operasi penyelamatan. Ini bukan lagi laga, ini sudah masuk fase “all-out panic mode”

Lebih dari 200 pasukan dikerahkan, drone MQ-9 Reaper terbang, pesawat transport, helikopter khusus, semuanya turun tangan. Bahkan ada operasi tipu-tipu ala CIA buat ngecoh pasukan Iran. Kedengarannya keren? Tunggu dulu.

Karena di tengah operasi ini, beberapa pesawat justru harus dihancurkan sendiri oleh Amerika. Dua MC-130J (harga ±100 juta dolar per unit) dan beberapa helikopter MH-6 Little Bird diledakkan agar tidak jatuh ke tangan Iran. 

Ini seperti bek yang salah passing, lalu gawang sendiri dibobol, terus bilang, “gapapa, ini strategi.”

Total kerugian? Versi lapangan bilang bisa sampai delapan pesawat hancur dan beberapa rusak. Semua demi menyelamatkan satu awak yang terjebak hampir 36-48 jam di wilayah musuh sebelum akhirnya berhasil dievakuasi.

Heroik? Iya. Mahal? Banget. Ironis? Parah. Jangan lupa, operasi ini dilakukan ratusan kilometer di dalam wilayah Iran. 

Ini bukan sekadar “away game”, ini sudah kayak main di kandang lawan, tribun penuh hostile fans, wasit juga kayaknya condong ke tuan rumah, tapi tetap dipaksa masuk karena satu pemain harus diselamatkan.

Sementara itu, Iran santai memainkan taktik underdog level dewa. Tidak pakai pesawat siluman mahal, tidak pakai sistem miliaran dolar ala Pentagon. 

Mereka pakai gaya “kampung tapi mematikan”: MANPADS, sensor pasif, radar decoy, dan mobil pick-up yang kelihatan seperti angkut sawit tapi ternyata bawa kejutan. Ini bukan tiki-taka, ini sepak bola jalanan, dan justru itu yang bikin raksasa kelabakan.

Lalu datang lagi momen paling merampot (kata budak Pontianak), setelah semua ini, Trump tetap berdiri dan mengklaim misi sukses besar. 

Bahkan, sambil mengancam akan menghancurkan infrastruktur Iran kalau Selat Hormuz tidak dibuka. Ini seperti pelatih yang baru kalah 0-4 tapi di konferensi pers bilang, “sebenarnya kami mendominasi.”

Ini perang… atau stand-up comedy dengan budget triliunan? Karena kalau satu pilot saja butuh operasi sebesar ini, dengan kehilangan aset miliaran dolar, risiko tinggi, dan narasi yang jungkir balik, maka satu hal jadi jelas, di medan perang modern, bukan cuma rudal yang beterbangan, tapi juga klaim, ego, dan realita yang sering tabrakan lebih keras dari jet tempur.

Seperti Liverpool malam itu… kadang masalahnya bukan lawan terlalu kuat. Tapi karena terlalu yakin sudah menang sebelum peluit dibunyikan. Padahal, prajuritnya selalu makan gratis di AXA Training Centre, Kirkby.

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya