Berita

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah. (Foto: Istimewa)

Politik

Reshuffle Kabinet Momen Bersihkan Menteri Titipan Jokowi

RABU, 08 APRIL 2026 | 01:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wacana reshuffle kabinet kembali mencuat lewat pernyataan singkat Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, yang meminta publik untuk “tunggu saja”. 

Pernyataan ini dinilai bukan sekadar respons normatif, melainkan sinyal kuat adanya perombakan dalam tubuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah melihat pernyataan tersebut sebagai bagian dari komunikasi politik yang terukur. Dalam analisisnya, reshuffle bukan hanya soal evaluasi kinerja, tetapi juga langkah strategis untuk menata ulang peta loyalitas di lingkaran kekuasaan.


“Pernyataan ‘tunggu saja’ itu bukan spontan. Itu sinyal bahwa proses evaluasi sudah selesai atau hampir selesai. Presiden tinggal mengeksekusi,” kata Amir, dikutip Rabu 8 April 2026.

Amir menyoroti adanya fenomena yang disebutnya  sebagai “matahari kembar” dalam Kabinet Merah Putih. 

Istilah ini merujuk pada kondisi di mana sejumlah menteri tidak sepenuhnya loyal kepada satu pusat kekuasaan, melainkan memiliki kedekatan politik ganda -- baik kepada Presiden Prabowo maupun kepada Presiden sebelumnya, Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, situasi ini berbahaya dalam konteks stabilitas pemerintahan.

“Dalam perspektif intelijen, loyalitas yang terbelah itu adalah kerentanan. Ini bisa menghambat pengambilan keputusan strategis dan membuka ruang tarik-menarik kepentingan di dalam kabinet,” kata Amir.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kemitraan PLN Perkuat KDKMP jadi Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:16

Pemerintah Serap Masukan Akademisi hingga Peneliti untuk Perkuat Ekonomi Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:53

Tak Hanya Tunjuk Kepala Baru, Pemerintah Diminta Serius Benahi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:23

BUK dan Bukti Kegagalan SKK Migas

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:59

Korupsi Dana Bencana Bentuk Pengkhianatan terhadap Amanah Kemanusiaan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:29

Wajah Muda Kemiskinan yang Berubah

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:58

Maruli Berjabat Tangan dengan Gibran

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:29

Lokasi Ledakan di Pasar Cimanggis-Ciputat Bukan SPPG

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:00

Selain Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala Perwakilan BPK Jateng Ahmad Luthfi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:45

Perpaduan Kekuatan Laut dan Udara Warnai Demo Pendaratan Amfibi di Pantai Banongan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:08

Selengkapnya