Berita

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Usul JK BBM Naik Berorientasi Memperburuk Pemerintahan Prabowo

SELASA, 07 APRIL 2026 | 19:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) menuai kritik akibat mengusulkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi. Jika usulan itu diikuti maka berpotensi memperburuk citra pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pengamat Citra Institute, Efriza memandang, dorongan kenaikan harga BBM oleh JK cenderung dipersepsikan publik sebagai usulan dari kacamata kelompok pengusaha. 

“Cara berpikir JK yang seorang pengusaha, kadang juga menimbulkan resistensi di masyarakat, sebab JK sebagai pengusaha berbicara untung dan rugi,” ujar Efriza kepada RMOL di Jakarta, Selasa, 7 April 2026.


Di samping itu, Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS) ini meyakini di tengah kondisi geopolitik yang tak menentu akibat perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran saat ini, elite politik yang memiliki latar belakang pengusaha ingin mengambil celah keuntungan.

“Ditengarai kondisi saat ini memang sedang adanya upaya melakukan intervensi oleh elite politik yang memiliki kepentingan ekonomi,” tuturnya. 

Kendati begitu, meskipun suara JK terhadap pemerintah memang tidak bisa diabaikan karena punya pengalaman sebagai Wapres, namun tetap harus berhati-hati menerima usulan dari JK. 

“Karenanya, masyarakat akan kecewa terhadap Pemerintahan Prabowo jika BBM dinaikkan, sebab beban kehidupan masyarakat akan bertambah berat dari biaya hidup dan juga pengeluaran BBM,” demikian Efriza menambahkan. 

Usulan JK itu juga dikaitkan sebagai manuver untuk menciptakan kondisi chaos di masyarakat yang diprediksinya terjadi pada bulan Juli-Agustus 2026.


Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Penegakan Hukum Sengketa Perubahan Legalitas Soksi Tak Boleh Tebang Pilih

Senin, 18 Mei 2026 | 00:23

MUI Lega Sidang Isbat Iduladha Tak Munculkan Perbedaan

Senin, 18 Mei 2026 | 00:04

Rombongan Trump Buang Semua Barang China, Pengamat: Perang Intelijen Masuk Level Paranoia Strategis

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:34

GEM Kembangkan Ekosistem Industri Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:13

Data Besar, Nasib Berceceran

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:00

Bobotoh Penuhi Jalanan Kota Bandung, Otw Hattrick Juara!

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:40

Relawan: Maksud Prabowo Soal Warga Desa Tak Pakai Dolar Baik

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:12

Bagaimana Nasib Jakarta Setelah Putusan MK?

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:44

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00

BNI: Kemenangan Leo-Daniel Hadiah Istimewa untuk Rakyat Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 | 20:41

Selengkapnya