Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: NBC News)

Dunia

Trump Ultimatum Iran: Seluruh Peradaban Mati Malam Ini!

SELASA, 07 APRIL 2026 | 20:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mendesak Iran agar segera mencapai kesepakatan sebelum tenggat waktu yang ia tetapkan berakhir pada Selasa malam, 7 April 2026 waktu Amerika. 

Dalam unggahan di Truth Social, Trump menegaskan malam itu sebagai titik krusial bagi dunia, di mana kegagalan Iran mencapai kesepakatan dapat berujung pada kehancuran peradaban yang tak terelakkan.

“Seluruh peradaban akan mati malam ini, dan tidak akan pernah bisa dihidupkan kembali. Aku tidak ingin itu terjadi, tapi kemungkinan besar akan terjadi,” kata Trump, seperti dikutip dari Reuters.


Ia juga menambahkan bahwa dunia akan segera mengetahui hasil dari situasi genting tersebut dalam hitungan jam. 

“Kita akan mengetahuinya malam ini, salah satu momen terpenting dalam sejarah dunia yang panjang dan kompleks,” lanjutnya.

Pernyataan itu memperkuat tekanan yang sebelumnya telah dilontarkan Trump, termasuk klaimnya bahwa warga Iran justru meminta agar serangan Amerika Serikat terus dilanjutkan demi terbebas dari rezim yang berkuasa.

"Mereka rela menderita demi kebebasan, kami telah menerima banyak pesan dari mereka: ‘Tolong teruskan pengeboman’, bom yang dijatuhkan di dekat rumah mereka. ‘Tolong teruskan pengeboman. Lakukanlah’," ujarnya pada Senin, 6 April 2026. 

Selain itu, Trump juga mengancam akan menghancurkan infrastruktur infrastruktur sipil, mulai dari pembangkit listrik, jembatan, hingga fasilitas energi lainnya jika Teheran tidak memenuhi tenggat waktu yang ia tetapkan. 

Ia bahkan secara terbuka menyatakan tidak memiliki kekhawatiran sedikit pun jika langkahnya berujung pada kejahatan perang dalam konflik dengan Iran.

“Aku tidak khawatir soal itu. Kau tahu kejahatan perang? Kejahatan perang adalah membiarkan Iran memiliki senjata nuklir," ucap Trump.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya