Berita

Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurnia (Tangkapan layar TVR Parlemen)

Bisnis

DPR Soroti Kredibilitas BPJS Ketenagakerjaan

SELASA, 07 APRIL 2026 | 14:37 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Sejumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan disebut belum menerima haknya meski telah membayar iuran, membuat Komisi IX DPR menyoroti kredibilitas lembaga tersebut.

Maka dari itu, Anggota Komisi IX DPR Indah Kurnia menegaskan kepercayaan menjadi kunci utama yang harus dibangun BPJS Ketenagakerjaan. 

“Goal strategi dari BBJS Ketenagakerjaan adalah yang paling saya garisbawahi adalah terpercaya. Itu yang paling penting satu kata itu, yang sangat mahal dan susah untuk direalisir,” katanya di Gedung DPR, Selasa, 7 April 2026. 


Ia mengingatkan, peserta BPJS membayar iuran secara mandiri sehingga negara wajib memastikan hak mereka kembali saat dibutuhkan. Indah juga menyinggung masih adanya kasus peserta yang belum menerima manfaat meski telah membayar iuran.

“Kita tahu bahwa beberapa kasus yang di belakang kita sampai saat ini masih belum clear, Pak. Mereka yang membayar iuran dan berharap untuk boleh mendapatkan haknya, di saat dibutuhkan itu mereka tidak mendapatkannya,” tutur Indah.

Selain itu, DPR menyoroti besarnya potensi dana iuran yang bersifat jangka panjang sehingga harus dikelola secara transparan dan kredibel. Pengelolaan dana ini dinilai menjadi salah satu tolok ukur kepercayaan publik terhadap lembaga.

Indah juga menekankan perlindungan bagi pekerja rentan dan informal, seperti pekerja seni harian yang terdampak saat krisis. 

“Apalagi kalau dari tadi kita membahas tentang pekerja yang rentan dan informal.” katanya.

Komisi IX menilai, penguatan kredibilitas dan perlindungan menyeluruh diperlukan agar BPJS Ketenagakerjaan benar-benar menjamin kesejahteraan peserta secara berkelanjutan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya