Berita

Seskab Teddy Indra Wijaya (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

SELASA, 07 APRIL 2026 | 13:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Seruan pengamat politik Saiful Mujani agar Presiden Prabowo Subianto mundur dari jabatannya tidak mendapat respons serius dari pihak Istana. 

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan dirinya tidak tidak memberi perhatian khusus terhadap pernyataan yang dilontarkan Saiful Mujani.

"Wah, saya masih banyak sekali kerjaan. Saya belum lihat beliau bicara apa. Itu kira-kira," ujar Teddy di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 7 April 2026.


Terkait cuitan Saiful Mujani di X yang menyinggung sejumlah program pemerintah sebagai ‘gentong babi’ atau pork barrel politics, Teddy kembali memberi tanggapan singkat.

Dia menegaskan bahwa saat ini Presiden Prabowo tengah disibukkan oleh berbagai agenda kenegaraan yang jauh lebih prioritas dan membutuhkan konsentrasi penuh.

"Bapak Presiden ngurusin hal besar, lagi fokus dengan hal-hal yang lebih strategis," tegasnya.

Sebelumnya, Saiful Mujani dalam forum Halal Bihalal di Utan Kayu, Jakarta Timur, pada 31 Maret 2026, menyerukan konsolidasi masyarakat sipil hingga aksi massa guna menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan tersebut kemudian menjadi perbincangan luas setelah videonya beredar.

Ia beralasan, jalur formal seperti pemakzulan dinilai tidak lagi efektif karena kuatnya dukungan politik pemerintah di parlemen. Karena itu, ia mendorong tekanan publik sebagai alternatif.

"Yang jalan hanya ini. Bisa nggak kita mengkonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Prabowo. Hanya itu, kalau nasihati Prabowo nggak bisa juga. Bisanya hanya dijatuhkan. Itulah menyelamatkan, bukan menyelamatkan Prabowo tapi menyelamatkan diri kita dan bangsa ini," kata Mujani dalam video yang beredar.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya