Berita

Ibu rumah tangga (IRT) berinisial YY (39) melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya ke Polrestabes Palembang. (Foto: RMOLSumsel)

Presisi

Ngaku Dianiaya Pelakor, IRT di Palembang Lapor Polisi

SELASA, 07 APRIL 2026 | 06:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ibu rumah tangga (IRT) berinisial YY (39) melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya ke Polrestabes Palembang, Senin 6 April 2026.

YY mengaku diserang oleh seorang perempuan yang diduga sebagai wanita idaman lain (WIL) atau pelakor.

Perempuan warga Jalan Tansa Trisna, Kecamatan Sematang Borang, Palembang itu datang ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) untuk membuat laporan resmi atas kejadian yang menimpanya.


Kepada wartawan usai membuat laporan, YY menuturkan, insiden tersebut bermula saat terlapor berinisial SI mendatangi rumah kontrakannya di Jalan Dharma Bakti, Kecamatan Sematang Borang, Jumat 3 April 2026 sekitar pukul 11.00 WIB.

“Dia datang menanyakan suami saya. Saya bilang sedang tidak ada di rumah. Karena yang datang perempuan, saya jadi curiga dan menanyakan maksudnya,” ujar YY.

Menurutnya, SI sempat mengaku memiliki urusan utang piutang dengan suaminya, MZ. Namun YY tidak langsung percaya. Saat SI hendak meninggalkan lokasi, YY mencoba menahannya untuk meminta penjelasan lebih lanjut.

“Pas mau pergi saya halangi, dia tidak senang dan marah-marah. Dari situ terjadi perkelahian,” kata YY.

Keributan itu, lanjut YY, semakin memanas setelah suaminya tiba di rumah. Ia mengaku mendengar suaminya mengucapkan kata-kata mesra kepada SI, yang semakin menguatkan dugaannya bahwa perempuan tersebut memiliki hubungan khusus dengan sang suami.

“Suami saya bilang, ‘kenapa sayang datang ke sini, pergilah’. Setelah itu dia langsung pergi. Saya tidak terima, makanya saya lapor polisi,” ungkap YY dikutip dari RMOLSumsel.

Akibat kejadian tersebut, YY mengaku mengalami sejumlah luka, di antaranya cakar di pipi kanan, luka gigitan, serta lecet pada jari telunjuk.

Pihak kepolisian membenarkan adanya laporan tersebut. Kepala SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Ammar mengatakan, laporan korban telah diterima dan akan segera ditindaklanjuti.

“Akan diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang, khususnya Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), untuk proses lebih lanjut,” kata Ipda Ammar.  

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya