Berita

Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wahyu Dewanto. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Wahyu Dewanto:

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

SELASA, 07 APRIL 2026 | 04:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dimulainya revitalisasi Pasar Gardu Asem di Jakarta Pusat dan pembangunan Pasar Kramat Jaya di Jakarta Utara dapat menjadi contoh modernisasi pasar tradisional di ibu kota.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh modernisasi pasar tradisional yang diinginkan kita semua, terutama masyarakat Jakarta,” kata Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wahyu Dewanto, dikutip Selasa 7 April 2026.

Menurut Wahyu, konsep pasar modern tidak harus identik dengan bangunan mewah, melainkan lebih menekankan pada kenyamanan, keamanan, serta kelengkapan fasilitas bagi pengunjung.


“Pasar yang nyaman dan aman untuk berbelanja, dengan fasilitas yang lengkap dan berfungsi dengan baik. Itu yang terpenting,” kata politisi Partai Gerindra ini.

Wahyu juga mengingatkan, modernisasi pasar tidak cukup hanya melalui perbaikan fisik bangunan. Diperlukan komitmen bersama antara pengelola dan pedagang untuk menciptakan lingkungan pasar yang tertib, bersih, dan nyaman.

“Komitmen ini bisa dimulai dari hal sederhana, seperti merapikan lapak, menjaga kebersihan, dan menciptakan kenyamanan di lingkungan pasar,” kata Wahyu.

Selain itu, ia mendorong penerapan sistem transaksi nontunai guna meningkatkan keamanan dan efisiensi dalam aktivitas perdagangan di pasar tradisional.

“Mudah-mudahan perubahan pasar tradisional di Jakarta bisa segera terwujud seiring dengan proses rehabilitasi fisik yang dilakukan secara bertahap,” pungkas Wahyu.

Sebagai informasi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking revitalisasi Pasar Gardu Asem di Jakarta Pusat dan Pasar Kramat Jaya di Jakarta Utara. Groundbreaking revitalisasi ini dilakukan di Pasar Gardu Asem, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin 6 April 2026.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya