Berita

Istana Merdeka, Jakarta. (Foto: RMOL)

Politik

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

SELASA, 07 APRIL 2026 | 02:11 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dalam 1,5 tahun ke depan, pemerintahan Prabowo Subianto akan memasuki fase konsolidasi kekuasaan yang ditandai dengan langkah “bersih-bersih” terhadap praktik korupsi dan jejaring kekuasaan lama.

Pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah membandingkan potensi langkah tersebut dengan model penertiban yang pernah dilakukan di negara seperti China dan Iran, di mana pemerintah melakukan penindakan tegas terhadap elite yang dianggap menyimpang.

“Kalau Presiden Prabowo serius, maka pembersihan itu akan menyasar elite politik, birokrasi, hingga jaringan ekonomi yang selama ini bermain di belakang layar,” ujar Amir dalam keterangannya, dikutip Selasa 7 April 2026.


Amir juga menyinggung kemungkinan adanya kasus-kasus besar yang berpotensi terbongkar, termasuk yang berkaitan dengan sektor strategis seperti pertahanan. 

Ia bahkan mengaitkan hal tersebut dengan warisan kebijakan era Joko Widodo, meski tanpa merinci lebih jauh.

Dalam analisisnya, Amir menekankan pentingnya kewaspadaan Prabowo terhadap ancaman dari dalam. 

Ia menyebut adanya potensi “gunting dalam lipatan” di lingkaran Istana, yakni pihak-pihak yang secara formal berada di lingkar pemerintahan namun memiliki agenda berbeda.

“Presiden harus menertibkan orang-orang di dalam istana. Bisa jadi mereka adalah teman lama, tapi punya kepentingan yang bertentangan,” kata Amir.

Ia mengingatkan bahwa dalam sejarah politik dan militer Indonesia, ancaman internal sering kali lebih berbahaya dibanding ancaman eksternal.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya