Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Purbaya Akui Kecacatan Desain Coretax Bikin Marak Joki di Medsos

SENIN, 06 APRIL 2026 | 18:20 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons maraknya penggunaan jasa joki sistem perpajakan Coretax di media sosial.

Fenomena ini terlihat dari banyaknya tawaran jasa yang beredar di platform Threads, salah satunya dari akun @irilrahmanr yang membuka layanan pengurusan Coretax hingga pelaporan SPT Tahunan dengan harga mulai dari Rp50 ribu sampai Rp100 ribu.

Menanggapi hal itu, Purbaya mengakui adanya kelemahan pada desain sistem yang membuat pengguna kesulitan, sehingga membuka celah praktik tersebut.


“Itu kalau ekonomi kan kalau ada kesempatan pasti ada yang masuk ke situ. Tapi ke depan kita betulin sehingga Coretax nggak perlu pakai joki lagi. Kan desainnya agak cacat rupanya,” kata Purbaya saat ditemui di Kemenko Perekonomian, Jakarta pada Senin, 6 April 2026.

Ia menjelaskan, desain Coretax saat ini dinilai belum ramah bagi pengguna awam. Kondisi tersebut kemudian dimanfaatkan oleh pihak tertentu dengan menawarkan jasa bantuan.

“Desain agak sulit dipakai orang biasa. Sehingga ada joki atau software interface yang bisa merubah Coretax dengan orang-orang. Sekarang terlalu cepat, terlalu pendek waktunya kita betulin,” jelasnya.

Purbaya mengaku baru mengetahui adanya praktik tersebut dalam beberapa waktu lalu. Menurutnya, celah ini dimanfaatkan pihak tertentu untuk memunculkan praktik bisnis baru.

“Karena saya baru tahu sebulan yang lalu, kurang dari sebulan lah bahwa ada ruang untuk orang masuk di tengah Coretax ke sana. Jadi seperti Coretax diciptakan kelemahan supaya ada bisnis di tengah,” ungkapnya.

Meski demikian, ia memastikan pemerintah akan segera melakukan pembenahan agar sistem Coretax dapat digunakan secara langsung tanpa perlu perantara.

“Nanti saya beresin,” tandasnya.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya