Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Duo Bakrie BUMI dan BNBR "Gas Pol" di Awal Pekan

SENIN, 06 APRIL 2026 | 11:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lantai bursa pada Senin pagi, 6 April 2026, memberikan kejutan manis melalui pergerakan dua emiten yang cukup legendaris, BUMI dan BNBR. 

Pada pukul 10.38, kedua saham ini menunjukkan performa yang solid di zona hijau, mencerminkan optimisme pelaku pasar dalam mengawali perdagangan pekan ini. 

BUMI berhasil melesat cukup tajam sebesar 8,77 persen ke level Rp248. 


Pergerakan ini sangat dinamis mengingat saham ini sempat menyentuh titik tertingginya di level Rp250 setelah dibuka pada posisi Rp228. 

Kepercayaan pasar terhadap BUMI terlihat jelas, terbukti dari nilai transaksi yang menembus Rp944,7 miliar dalam waktu singkat. 

Angka ini membawa BUMI tetap kokoh sebagai salah satu pemain elit di bursa dengan menempati peringkat ke-27 dari total 957 perusahaan yang melantai di Indonesia, sekaligus mengamankan posisi keempat di antara 47 perusahaan dalam industrinya.

Sementara itu, BNBR juga tidak mau ketinggalan menunjukkan kekuatannya dengan mencatatkan kenaikan 4,76 persen ke posisi Rp110. 

Meski sempat tertekan hingga ke harga terendah di level 101 pada sesi awal, BNBR berhasil bangkit dan merangkak naik melebihi harga pembukaannya yang berada di level Rp104. 

Performa ini menegaskan posisinya yang sangat kompetitif secara sektoral, di mana BNBR berhasil menduduki peringkat kedua dari hanya lima perusahaan di industri terkait. Secara keseluruhan di pasar modal, BNBR kini bertengger di peringkat 103, sebuah posisi yang cukup bergengsi di tengah ratusan emiten lainnya.

Kombinasi kenaikan harga dan volume perdagangan yang besar pada kedua emiten tersebut memberikan warna yang dominan bagi pergerakan pasar. 

Baik BUMI maupun BNBR masih memiliki daya tarik magnetis yang kuat bagi para pemburu momentum di pasar saham saat ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya