Berita

Serangan terbaru Israel ke Beirut, Lebanon (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube BBC)

Dunia

Serangan Israel Meluas ke Beirut

SENIN, 06 APRIL 2026 | 08:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sedikitnya 14 orang tewas akibat serangan Israel di berbagai wilayah Lebanon, termasuk ibu kota Beirut, pada Minggu, 5 April 2026. 

Mengutip laporan Al-Jazeera, di pinggiran selatan Beirut, sedikitnya empat orang dilaporkan tewas. Sementara itu, 10 korban lainnya, termasuk satu keluarga yang terdiri dari enam orang, tewas dalam serangan di wilayah Lebanon selatan.

Kementerian Kesehatan Lebanon menyebutkan, sedikitnya 39 orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan di kawasan Jnah, Beirut. Lokasi serangan dilaporkan hanya berjarak sekitar 100 meter dari Rumah Sakit Universitas Rafik Hariri, rumah sakit publik terbesar di negara tersebut.


Pada hari yang sama, Hizbullah mengklaim telah menembakkan rudal jelajah ke kapal perang Israel yang berada sekitar 126 kilometer dari pantai Lebanon. Namun, klaim ini belum mendapat konfirmasi dari pihak militer Israel.

Militer Israel menyatakan bahwa mereka telah mulai menyerang infrastruktur Hizbullah di pinggiran selatan Beirut, meski tidak memberikan bukti rinci atas pernyataan tersebut.

Sehari sebelumnya, Israel juga mengancam akan menyerang perbatasan Masnaa, jalur vital yang menghubungkan Lebanon dan Suriah. Ancaman ini membuat pos perbatasan tersebut dievakuasi dan aktivitas di lokasi hampir sepenuhnya terhenti.

Dari pihak Suriah, otoritas perbatasan menegaskan bahwa jalur tersebut sepenuhnya digunakan untuk kepentingan sipil dan bukan untuk aktivitas militer. Meski demikian, lalu lintas di perbatasan tetap dihentikan sementara karena alasan keamanan.

Di kota Kfar Hatta, Lebanon selatan, tujuh orang dilaporkan tewas akibat serangan terbaru, termasuk seorang anak perempuan berusia empat tahun dan seorang tentara Lebanon. Serangan ini terjadi setelah militer Israel mengeluarkan perintah evakuasi paksa bagi warga di wilayah tersebut.

Serangan udara lainnya di Lebanon selatan juga menewaskan sedikitnya tiga orang pada Minggu pagi.

Di tengah eskalasi konflik, Presiden Lebanon Joseph Aoun kembali menyerukan upaya diplomasi untuk menghentikan kehancuran yang semakin meluas.

“Mengapa kita tidak bernegosiasi sampai setidaknya kita bisa menyelamatkan rumah-rumah yang belum hancur?” ujarnya dalam pidato yang disiarkan televisi.

Sejak 2 Maret 2026, serangan Israel di Lebanon dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.400 orang, termasuk 126 anak-anak, serta memaksa lebih dari 1,2 juta orang mengungsi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya