Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: FB Prabowo)

Politik

Hati-hati Operasi Dorong Kenaikan BBM untuk Jatuhkan Prabowo

SENIN, 06 APRIL 2026 | 03:30 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah Presiden Prabowo Subianto agar mewaspadai kelompok tertentu yang mendorong kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah mengatakan, dorongan kenaikan BBM saat ini tidak semata-mata berbasis pada pertimbangan ekonomi, melainkan beririsan dengan agenda politik kelompok tertentu yang menginginkan perubahan kekuasaan.

“Secara ekonomi, alasan kenaikan BBM memang terlihat rasional. Harga minyak dunia naik, beban subsidi meningkat, dan ada tekanan terhadap postur APBN. Namun dalam konteks sosial-politik, kebijakan ini bisa menjadi pemicu gejolak,” kata Amir, dikutip Senin 6 April 2026.


Amir menjelaskan, narasi yang berkembang di ruang publik cenderung mengedepankan urgensi fiskal. Pemerintah dihadapkan pada dilema antara menjaga stabilitas anggaran atau mempertahankan daya beli masyarakat.

Namun, menurut Amir, kondisi psikologis masyarakat saat ini tidak sepenuhnya stabil. Sentimen negatif terhadap pemerintah, khususnya terhadap Presiden Prabowo, dinilai masih ada di sebagian kelompok.

“Dalam situasi seperti ini, kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat seperti BBM sangat sensitif. Sedikit saja salah timing, bisa memicu aksi massa yang meluas,” kata Amir.

Lebih jauh, Amir mengungkapkan adanya indikasi konsolidasi kelompok anti-pemerintah yang mulai bergerak secara sistematis. Target utama mereka, menurut dia, adalah ruang-ruang strategis seperti kampus.

“Sejumlah kelompok sudah mulai mengarah ke kampus-kampus sebagai basis gerakan. Ini pola klasik dalam dinamika politik Indonesia,” kata Amir.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya