Berita

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bersama Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meninjau penyaluran Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Bekasi dan Jakarta Utara pada 3–4 April 2026. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Pertamina dan Ditjen Migas Pastikan Pasokan LPG Tetap Terjaga

MINGGU, 05 APRIL 2026 | 13:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bersama Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meninjau penyaluran Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Bekasi dan Jakarta Utara pada 3–4 April 2026. Kegiatan ini bertujuan memastikan rantai pasok, kualitas, kuantitas, dan distribusi LPG, khususnya LPG 3 kilogram, tetap berjalan optimal.

Peninjauan dipimpin Direktur Jenderal Migas Laode Sulaeman bersama Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Sentot Harijadi, Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto, serta Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional JBB Freddy Anwar.

Di Bekasi, rombongan mengunjungi Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Sapta Arta Setia untuk memastikan kesiapan fasilitas dan operasional penyaluran LPG. Peninjauan juga dilakukan di sejumlah pangkalan LPG guna memeriksa kesesuaian berat dan kuantitas tabung 3 kilogram serta berdialog dengan pemilik pangkalan mengenai kelancaran distribusi.


Kegiatan dilanjutkan di SPBE Pertamina Trading and Services di Tanjung Priok, Jakarta Utara, untuk memastikan operasional berjalan sesuai standar keselamatan. Rombongan juga memantau sejumlah pangkalan LPG di wilayah tersebut guna memastikan pasokan dan distribusi kepada masyarakat tetap terjaga.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Freddy Anwar, mengatakan Pertamina terus melakukan pemantauan di seluruh rantai distribusi, mulai dari terminal, SPBE hingga pangkalan, agar pasokan LPG, khususnya LPG 3 kilogram, tetap tersedia bagi masyarakat.

"Pertamina memastikan pasokan LPG, terutama LPG 3 kg, tetap tersedia dengan baik di lapangan. Hal ini dikarenakan kami terus melakukan pemantauan secara rutin di seluruh jalur distribusi, mulai dari terminal, SPBE, hingga pangkalan gas LPG. Dengan upaya ini, masyarakat dapat memperoleh LPG dengan mudah sekaligus dapat menggunakannya secara bijak," ujar Freddy.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, mengatakan peninjauan bersama pemerintah menjadi bagian dari pengawasan untuk memastikan kelancaran pasokan energi.

"Kunjungan ini menunjukkan sinergi dan pengawasan langsung bersama pemerintah dalam menjaga kelancaran dan kesiapan pasokan LPG. Pertamina Patra Niaga Regional JBB berkomitmen untuk menjaga ketersediaan energi secara merata dengan dukungan sistem distribusi yang terintegrasi serta pengawasan berkelanjutan," ujar Satria.

Sementara itu, IT Manager Jakarta, I Nyoman Adi Pradana, menegaskan kesiapan operasional terminal menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran penyaluran LPG ke berbagai wilayah.

Pertamina Patra Niaga Regional JBB memastikan stok LPG di wilayah operasinya dalam kondisi aman dan mencukupi. Koordinasi dengan pemerintah dan mitra usaha akan terus diperkuat guna menjaga kelancaran distribusi energi, sekaligus mengimbau masyarakat menggunakan LPG secara bijak dan sesuai peruntukannya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya