Berita

Pemakaman prajurit TNI dari satuan Kopassus, Mayor Anumerta Zulmi yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon. (Foto: Dok. RMOLJabar)

Pertahanan

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

MINGGU, 05 APRIL 2026 | 20:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gugurnya prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Mayor Anumerta Zulmi dalam misi perdamaian di Lebanon meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan seangkatannya.

Salah satu yang mengenang sosok almarhum adalah Kapten Inf Sudargo Guntoro, rekan satu angkatan lulusan Akmil 2015. Ia menuturkan, sejak masa pendidikan Zulmi dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan religius.

“Selama almarhum bersama kami, orangnya humble dan ibadahnya juga kuat,” ujar Sudargo dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Minggu, 5 April 2026.


Di mata rekan-rekannya, Zulmi bukan hanya sosok bersahaja, tetapi juga prajurit yang dapat diandalkan dalam setiap penugasan.

“Kalau soal tugas, setiap diberi perintah pasti selalu berhasil. Itu yang kami rasakan saat sama-sama penugasan di Papua,” katanya.

Pengalaman operasi di wilayah konflik, khususnya Papua, disebut menjadi bagian penting yang membentuk karakter dan profesionalisme almarhum. Zulmi bahkan kerap dipercaya menjalankan misi-misi krusial, termasuk operasi evakuasi di daerah berisiko tinggi.

“Beliau sering terlibat evakuasi sebagai pasukan gerak cepat. Karena itu sering ditunjuk dalam misi-misi penting,” ungkapnya.

Kedekatan mereka tidak hanya terjalin saat menjalani pendidikan di Akmil, tetapi juga berlanjut dalam berbagai kegiatan organisasi hingga pendidikan lanjutan.

Meski demikian, Sudargo mengaku tidak sempat berkomunikasi terakhir dengan almarhum sebelum kabar duka datang. Kenangan kebersamaan, termasuk saat mengikuti pendidikan lanjutan pada 2023, masih membekas kuat.

“Di Akmil satu organisasi, di pendidikan lanjutan juga sempat bersama,” kenangnya.

Kepergian Mayor Zulmi menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar alumni Akmil 2015. Solidaritas yang terbangun selama bertahun-tahun membuat duka terasa semakin mendalam.

Sudargo berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, sementara para rekan seangkatan tetap saling menguatkan.

“Semoga keluarga diberi ketabahan dan teman-teman tetap solid,” tutupnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya