Berita

Pelaksanaan Passing Exercise (Passex) KRI Bung Hatta-370 bersama dua kapal perang dari Angkatan Laut Malaysia yakni KD Kelantan dan KD Badik, bertempat di perairan Laut Jawa, Sabtu, 4 April 2026. (Foto: Dispenal)

Pertahanan

KRI Bung Hatta-370 Latihan Bareng Kapal Perang Malaysia di Laut Jawa

MINGGU, 05 APRIL 2026 | 03:43 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kerja sama pertahanan kawasan melalui pelaksanaan Passing Exercise (Passex) yang melibatkan KRI Bung Hatta-370 sebagai unsur TNI AL, serta dua kapal perang dari Angkatan Laut Malaysia yakni KD Kelantan dan KD Badik, bertempat di perairan Laut Jawa, Sabtu, 4 April 2026.

Latihan ini merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan, meningkatkan interoperabilitas, serta mempererat hubungan bilateral antara kedua angkatan laut yang selama ini telah terjalin dengan baik. Kehadiran unsur-unsur laut dari kedua negara mencerminkan semangat profesionalisme, persahabatan, dan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan maritim di kawasan.

Dalam pelaksanaannya, sejumlah serial latihan digelar secara terkoordinasi dan profesional, di antaranya Simple Manuver, Joining Group (Formasi 1), serta Replenishment At Sea Approach (RASAP). Berbagai materi tersebut dirancang untuk mengasah kemampuan prosedural di laut, memperkuat koordinasi taktis, serta meningkatkan kesiapsiagaan operasi bersama di lingkungan maritim.


Sejalan dengan arahan Panglima Koarmada II, Laksamana Muda TNI I Gung Putu Alit Jaya, kepada Komandan KRI Bung Hatta-370 Letkol Laut (P) Ramli Arif, kegiatan ini tidak hanya dimaknai sebagai ajang latihan semata, tetapi juga sebagai simbol eratnya hubungan persahabatan dan kerja sama strategis antara Indonesia dan Malaysia di bidang kemaritiman dan pertahanan.

Melalui kegiatan Passex ini, TNI AL terus menegaskan perannya dalam mengedepankan Naval Diplomacy sebagai instrumen strategis untuk memperkuat hubungan antarnegara, menjaga stabilitas kawasan, serta mendukung kontribusi aktif Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia. 

Hal ini juga sejalan dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, bahwa setiap prajurit Jalasena harus senantiasa hadir sebagai kekuatan yang profesional, modern, dan adaptif dalam menjawab dinamika lingkungan strategis maritim.


Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya